Gereja Katedral St. Maria di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi sorotan masyarakat dengan kehadiran pohon Natal setinggi lima meter yang terbuat dari limbah plastik guna memeriahkan perayaan Natal tahun 2024.
Ditemui pada Selasa (24/12/2024), Pastur Paroki Katedral Santa Maria Palembang Petrus Sukino menyatakan jika pohon Natal ini merupakan hasil karya pemuda Katholik Palembang yang menghabiskan waktu selama satu bulan untuk menyelesaikannya. Proses pembuatan pohon ini melibatkan berbagai komunitas muda yang bekerja sama dalam memanfaatkan botol bekas sebagai bahan utama.
"Selama satu bulan anak-anak muda Katholik Palembang bersama-sama membuat pohon Natal dari limbah plastik ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan," jelasnya,
Komitmen Terhadap Lingkungan
Di tengah masalah lingkungan yang semakin mendesak, pemuda Katholik Palembang menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem. Para pemuda itu ingin menunjukkan bahwa limbah plastik dapat diubah menjadi karya seni yang bermanfaat dan estetik. Kreativitas ini menjadi salah satu nilai tambah dalam merayakan Natal dengan cara yang lebih berarti.
Dengan menggagas pemanfaatan limbah plastik, mereka ingin mengajak masyarakat untuk berpikir kreatif dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Inisiatif ini menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pesan moral di balik inovasi pohon Natal ini juga sangat jelas. Tidak hanya berguna secara fisik, tetapi pohon Natal ini juga memberikan inspirasi untuk memikirkan solusi kreatif bagi masalah limbah, dan menanamkan sikap peduli terhadap lingkungan di kalangan generasi muda.
Kegiatan Misa Natal di Gereja Katedral
Dalam rangka perayaan Natal tahun ini, Gereja Katedral Palembang diperkirakan dapat menampung hingga 1.500 jemaat. Dalam misa Natal, semua jemaat diundang untuk merayakan tanpa adanya perbedaan. Gereja telah menyiapkan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran ibadah tersebut.
Keamanan selama perayaan juga menjadi perhatian penting. Pihak kepolisian dan TNI akan siap menjaga agar ibadah berlangsung dengan aman dan lancar. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada seluruh jemaat yang hadir dalam perayaan Natal.
Tema perayaan Natal tahun ini menekankan pada kebersamaan dan persatuan. Dengan harapan untuk membawa damai dan suka cita, misa Natal diharapkan dapat menjadi momen bersatunya umat dalam merayakan kelahiran Sang Juru Selamat.
