Advertisement

Penyebab ASI Tak Lancar dan Solusi Efektif untuk Ibu Menyusui

06 February 2025 23:00 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi ibu menyusui. (Foto: Freepik) .

Penulis: Rizal Amril

Editor: Rizal Amril

Setelah melahirkan, ibu akan menjalani proses menyusui. Ini merupakan proses yang penting karena ASI eksklusif selama enam bulan pertama adalah hal yang krusial dalam perkembangan anak.

Akan tetapi, tak jarang ibu menyusui menemui masalah berupa ASI yang tak lancar keluar. Terutama bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan, masalah ini bisa bikin pusing.

Ketika ASI tak lancar, ibu pasti khawatir terutama saat sang buah hati rewel karena lapar. Namun ibu dan ayah jangan buru-buru khawatir ketika mengalami masalah ini. Khawatir yang berlebihan justru bisa membuat ASI tambah tak lancar karena stres.

Hal pertama yang perlu dilakukan ibu dan ayah ketika mengalami masalah ini adalah mencari tahu apa penyebab ASI bisa tak lancar dan menanganinya dari sana.

Faktor penyebab ASI tidak lancar

Umunya, ada beberapa faktor penyebab ASI tak lancar. Berikut beberapa di antaranya dan tips untuk mengatasinya:

1. Posisi bayi

Posisi bayi yang tidak tepat saat menyusui menjadi salah satu penyebab utama mengapa ASI tidak lancar. Bayi yang tidak melekat dengan benar pada puting susu akan mengisap ASI secara tidak efektif.

Akibatnya, rangsangan yang diperlukan untuk memicu produksi ASI menjadi berkurang. Dalam situasi ini, ibu perlu memperhatikan posisi bayi saat menyusui.

Konsultasi dengan konselor laktasi bisa membantu memperbaiki teknik menyusui sehingga aliran ASI menjadi lebih lancar.

2. Tidak rutin menyusui dan memerah ASI

Frekuensi menyusui dan pemompaan ASI juga berperan penting dalam menjaga kelancaran produksi ASI.

Ibu yang tidak cukup sering menyusui atau memerah ASI dapat mengalami penurunan produksi.

Dengan menyusui sesuai permintaan bayi, tubuh ibu akan menerima sinyal untuk memproduksi lebih banyak ASI.

Oleh karena itu, menjaga rutin menyusui dan memompa ASI setiap 2-3 jam sekali sangat dianjurkan untuk mendukung kelancaran ASI.

3. Kesehatan fisik dan mental ibu

Kesehatan fisik dan mental ibu memiliki dampak signifikan terhadap produksi ASI. Masalah kesehatan, seperti infeksi atau gangguan tiroid, dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi ASI.

Di sisi lain, kesehatan mental yang buruk, termasuk stres dan kecemasan, juga dapat berkontribusi terhadap penurunan produksi ASI.

Ibu disarankan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, baik fisik maupun mental, agar dapat memberikan ASI yang cukup untuk bayi.

4. Dampak gangguan hormon pada ASI

Hormon prolaktin dan oksitosin memainkan peran penting dalam proses produksi dan pengeluaran ASI.

Gangguan pada sekresi hormon-hormon ini dapat mengakibatkan masalah dalam kelancaran ASI.

Misalnya, rasa sakit setelah melahirkan, pengalaman operasi caesar, atau kerusakan saraf di sekitar puting dapat mempengaruhi pelepasan oksitosin, sehingga produksi ASI tidak optimal.

Oleh karena itu, ibu perlu memperhatikan kondisi kesehatan hormonal untuk mendukung kelancaran ASI.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement