Rekrutmen Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan segera digelar pada tahun 2025 ini. Akan ada beberapa tahapan penting dalam proses seleksinya.
Seleksi BUMN selalu menjadi primadona di kalangan para pencari pekerjaan mengingat jumlah pendaftarnya yang bisa mencapai ratusan ribu pelamar. Hal ini disebabkan tawaran yang diberikan BUMN sangat menarik, seperti gaji yang kompetitif, tunjangan, hingga jenjang karir yang menjanjikan.
Melihat semua keuntungan tersebut dan animo masyarakat yang besar, pantas jika BUMN melaksanakan seleksi yang berlapis dengan persyaratan yang cukup rumit, salah satunya adalah batas usia pendaftar.
Batas usia pendaftar BUMN
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki regulasi yang jelas mengenai batas usia bagi pendaftar. Berdasarkan aturan Rekrutmen Bersama BUMN (RBB), batas maksimal usia pendaftaran ditentukan oleh tingkat pendidikan pelamar.
-
Lulusan SMA/ SMK maksimal berusia 25 tahun.
-
Lulusan D3 maksimal berusia 27 tahun.
-
Lulusan S1/D4 maksimal berusia 30 tahun.
-
Lulusan S2 maksimal berusia 35 tahun.
Beberapa posisi di BUMN, terutama yang membutuhkan keahlian khusus atau pengalaman lebih, dapat memiliki batas usia yang lebih tinggi. Dalam kasus ini, pelamar yang berusia antara 40 hingga 45 tahun masih diperbolehkan untuk mendaftar. Ini membuka kesempatan bagi individu dengan pengalaman yang berharga untuk bergabung dengan BUMN.
Bulan-bulan penting perkiraan pembukaan rekrutmen BUMN 2025 dan bentuk tes
Rekrutmen BUMN dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai formasi. Berikut adalah perkiraan jadwal rekrutmen bersama BUMN 2025.
-
Pendaftaran dilaksanakan sekitar bulan Januari hingga Februari 2025.
-
Seleksi awal akan diadakan pada bulan Februari hingga Maret 2025.
-
Tes kompetensi dan wawancara akan diadakan pada bulan April hingga Mei 2025.
-
Pengumuman akhir biasanya diadakan pada bulan Juni 2025.
Selain memperhatikan batas usia dan jadwal seleksi yang akan datang, pelamar juga perlu memperhatikan bentuk tes yang dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan.
-
Bagi pendaftar dengan jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat tes yang digunakan adalah Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Wawasan Kebangsaan.
-
Bagi pendaftar dengan jenjang pendidikan D3 akan melalui dua tes di atas dengan ditambahkan Tes Akhlak
-
Bagi pendaftar dengan jenjang S1/D4 dan juga S2 wajib mengikuti TKD, tes Bahasa Inggris, tes learning agility, dan wawasan kebangsaan.
Selain tes-tes di atas yang dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan, ada juga tes wawancara, tes digital mindset, dan medical check up dalam rangkaiannya.
