Advertisement

Perbanas dan UBAYA Ukir Sejarah: Juara Perdana Campus League Basketball The Nationals

14 June 2026 20:29 WIB

thumbnail-article

Tim Putra Institut Perbanas dan Tim Putri Universitas Surabaya (UBAYA) resmi menjadi kampiun perdana babak The Nationals Campus League Basketball Season 1 2026. Sumber: Campus League.

Penulis: Husein Susilo

Editor: Husein Susilo

Sejarah tercipta di UPH Basketball Court, Tangerang, Banten, Sabtu (13/6). Tim Putra Institut Perbanas dan Tim Putri Universitas Surabaya (UBAYA) resmi menjadi kampiun perdana babak The Nationals Campus League Basketball Season 1 2026 setelah menuntaskan laga final yang berlangsung sengit hingga detik terakhir.

Perbanas memastikan gelar juara sektor putra usai menaklukkan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dengan skor tipis 47-45 melalui babak overtime. Sementara di sektor putri, UBAYA tampil sebagai yang terbaik setelah mengalahkan Soegijapranata Catholic University (SCU) dengan skor 59-51.

Gelar tersebut sekaligus menutup perjalanan musim perdana Campus League Basketball yang sejak April lalu bergulir di lima regional, yakni Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, Bandung, dan Jakarta-Tangerang.

Bagi CEO Campus League, Ryan Gozali, keberhasilan penyelenggaraan musim pertama menjadi bukti bahwa olahraga kampus memiliki masa depan yang menjanjikan apabila dibangun secara konsisten.

"Season 1 bukan hanya tentang mencari juara. Yang paling penting adalah membangun fondasi. Kami melihat antusiasme kampus, mahasiswa, pelatih, dan berbagai pihak yang terlibat sangat besar. Kami percaya olahraga kampus tidak hanya menghasilkan atlet. Ia membentuk disiplin, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, dan berbagai keterampilan hidup yang akan dibawa mahasiswa setelah mereka lulus," ujar Ryan.

Campus League sendiri dibangun di atas tiga pilar utama, yakni Athleticism, Academics, dan Affinity. Selain basket, kompetisi ini juga akan menghadirkan cabang badminton, futsal, hingga UniGames yang mempertemukan berbagai olahraga kampus lainnya.

Dukungan terhadap pengembangan student-athlete juga datang dari Polytron sebagai sponsor utama. Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menilai Campus League sejalan dengan semangat inovasi dan pengembangan generasi muda yang selama ini diusung perusahaan.

"Selaras dengan visi dan misi Polytron yang ingin menjadi perusahaan penuh inovasi dan senantiasa beradaptasi terhadap perkembangan zaman, kami setia mendukung Campus League sebagai wadah bagi para student-athlete untuk tidak hanya berprestasi tapai juga berkreasi menunjukkan kemampuannya sehingga menjadi generasi yang lebih baik di masa mendatang," tutur Tekno.

UBAYA Bangkit dan Rebut Gelar Putri

Final sektor putri mempertemukan dua tim terbaik musim ini, UBAYA dan SCU. Sejak tip-off, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan kedua tim saling bertukar serangan.

UBAYA membuka laga dengan keunggulan tipis 19-18 pada kuarter pertama. Namun SCU berhasil membalikkan keadaan di kuarter kedua berkat permainan yang lebih efektif dan menutup paruh pertama dengan keunggulan.

Momentum pertandingan berubah drastis pada kuarter ketiga. Tim asal Surabaya tampil meledak dengan mencetak 23 poin dan kembali mengambil alih kendali permainan. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga akhir laga meski SCU terus memberikan tekanan.

Saat buzzer berbunyi, papan skor menunjukkan angka 59-51 untuk kemenangan UBAYA sekaligus memastikan mereka menjadi juara pertama Campus League Basketball sektor putri.

"Tidak ada rahasia khusus untuk bisa meraih kemenangan demi kemenangan dan akhirnya keluar sebagai juara. Namun, ada satu hal yang selalu kami tekankan, yaitu kebersamaan, jadi di tim UBAYA ada sebuah larangan keras bahwa dalam permainan tidak boleh menyalahkan rekan satu tim meskipun melakukan kesalahan," kata Pelatih Tim Putri UBAYA, Wellyanto Pribadi.

Power forward UBAYA, Selly Margaretha, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang sudah dibangun sejak awal musim.

"Kerja keras sejak persiapan, fase regional, hingga The Nationals, terbayarkan karena kami berhasil menjadi juara. Salah satu kunci kemenangan dan kekuatan kami adalah seluruh pemain UBAYA memiliki kemampuan shooting sehingga lawan sulit untuk memprediksi siapa yang perlu dijaga," ujar Selly.

Drama Overtime Antar Perbanas dan UKSW

Jika final putri berlangsung ketat, partai puncak sektor putra menghadirkan drama yang lebih menegangkan.

Perbanas memulai pertandingan dengan baik dan menutup kuarter pertama dalam posisi unggul 12-10. Namun UKSW bangkit pada kuarter kedua dan berhasil membalikkan keadaan berkat permainan menyerang yang lebih agresif.

Selepas halftime, Perbanas memperbaiki performa terutama di sisi pertahanan. Mereka berhasil membatasi produktivitas UKSW dan perlahan memangkas ketertinggalan.

Memasuki kuarter terakhir, kedua tim terus bergantian memimpin perolehan angka. Ketegangan mencapai puncaknya ketika pertandingan harus dilanjutkan ke babak overtime.

Dalam periode tambahan itulah Perbanas menunjukkan mental juara. Sebuah tembakan dua angka dari Muhammad Haikal Malik menjadi momen penentu yang memastikan kemenangan 47-45 sekaligus mengantar Rhinos meraih gelar juara nasional pertama.

Kemenangan tersebut juga membawa Perbanas menjadi wakil Indonesia di Asian University Basketball League (AUBL) 2027.

"Peringkat ketiga di regional mampu keluar sebagai juara, saya tidak bisa berkata-kata dan hanya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena kami bisa menjadi juara. Di saat itulah kami bisa menunjukkan 'Perbanas mentality', mentalitas juara, dan sang raksasa sudah terbangun dari tidur panjangnya," kata Pelatih Perbanas, Zulfahrizal.

Sementara itu, Muhammad Haikal Malik yang terpilih sebagai MVP Campus League Basketball Season 1 mengaku bangga bisa membawa timnya menorehkan sejarah.

"Sungguh luar biasa, meskipun kami bukan tim unggulan dan tanpa diperkuat pemain IBL, tetapi sanggup membuktikan diri keluar sebagai juara di The Nationals. Terima kasih kepada Tuhan dan semua orang yang sudah mendukung Perbanas,” ujar Haikal.

Kemenangan Perbanas dan UBAYA akan selalu dikenang sebagai pencapaian bersejarah: menjadi kampus pertama yang mengangkat trofi juara nasional di era baru olahraga kampus Indonesia.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement