Advertisement

Perbedaan Jurnal Sinta dan Scopus, Wajib Tahu!

28 June 2024 16:57 WIB

thumbnail-article

William Fortunato / Pexels .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Indra Dwi Sugiyanto

Mahasiswa, dosen, dan para akademisi pasti sudah tidak asing dengan jurnal. Di antara sekian banyak database jurnal yang tersedia, Sinta dan Scopus menjadi sumber yang banyak digunakan untuk mencari referensi berupa jurnal ilmiah. 

Meskipun sama-sama berupa database untuk jurnal ilmiah, terdapat sejumlah perbedaan antara jurnal Sinta dan Scopus. Sebelum memahami perbedaannya, mari simak terlebih dahulu pengertian dari masing-masing jurnal.

Jurnal Sinta

Sinta, atau yang memiliki kepanjangan Science and Technology Index, merupakan laman atau portal yang menyajikan jurnal ilmiah terakreditasi. 

Sinta dikelola oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan memuat jurnal nasional yang telah mendapatkan akreditasi dari Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna). 

Jurnal Scopus

Scopus merupakan pangkalan data jurnal ilmiah berstandar tinggi yang dikelola oleh salah satu perusahaan publikasi ilmiah kenamaan dunia, Elsevier. 

Untuk dapat terindeks di Scopus, jurnal ilmiah harus melalui proses peninjauan yang ketat. Itulah sebabnya jurnal yang terindeks Scopus punya reputasi yang tinggi di skala internasional.

Perbedaan jurnal Sinta dan Scopus

Dari pengertian di atas, mungkin sudah terlihat beberapa perbedaan antara jurnal Sinta dan Scopus. Perbedaan yang paling menonjol dapat dilihat dari segi cakupan kedua jurnal. 

Sebagaimana telah disebutkan, jurnal Sinta merupakan database yang dikelola oleh Kemenristekdikti RI. Artinya, Sinta memuat jurnal-jurnal bertaraf nasional.

Hal ini berbeda dengan Scopus yang merupakan pangkalan data jurnal berskala internasional. Tentunya, jurnal ilmiah yang dimuat di database Scopus merupakan jurnal-jurnal internasional.

Perbedaan selanjutnya antara jurnal Sinta dan Scopus terletak pada standar. Baik Sinta maupun Scopus sama-sama memiliki standar yang tinggi dalam menentukan apakah sebuah jurnal ilmiah bisa masuk ke database

Namun, standar yang digunakan keduanya berbeda. Jurnal Sinta menggunakan standar akreditasi dari Arjuna serta sitasi yang berlaku selama 5 tahun. Sementara itu, jurnal Scopus harus melalui tinjauan dari tim yang ahli di bidang terkait dengan standar dan reputasi internasional. 

Perbedaan terakhir, jurnal ilmiah yang termuat di Sinta cukup membahas permasalahan yang bersifat lokal maupun nasional. Sementara jurnal Scopus berisi pembahasan yang relevan di skala internasional.

Nah, itu dia perbedaan antara jurnal Sinta dan Scopus. Semoga tidak bingung lagi, ya!

Topik:

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement