Advertisement

Perbedaan Kartu ATM Visa Dan GPN Dalam Layanan Perbankan

24 December 2024 10:33 WIB

thumbnail-article

Arsip Karyawan menunjukkan kartu debit berlogo gerbang pembayaran nasional (GPN) sebelum diproses di unit produksi kartu Bank Mandiri, Jakarta, Selasa (17/7/2018). Sumber: ANTARA. .

Penulis: Margareth Ratih. F

Editor: Margareth Ratih. F

Perbedaan visa dan GPN ternyata tak banyak diketahui oleh masyarakat umum karena mereka tak secara langsung bersinggungan. Istilah visa dan GPN biasanya muncul saat seseorang melakukan transaksi pembayaran melalui perbankan. Lalu apa itu Visa dan GPN?

Kartu GPN: sistem pembayaran nasional

Definisi dan fungsi GPN

GPN adalah sistem yang dikembangkan untuk memfasilitasi transaksi pembayaran secara nasional. GPN mengintegrasikan layanan keuangan antar bank di Indonesia, menggantikan ketergantungan pada sistem luar negeri seperti Visa dan Mastercard. Dengan GPN, setiap transaksi akan diproses di dalam negeri, meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi.

Keunggulan transaksi domestik

Keunggulan utama dari Kartu GPN adalah kemudahan melakukan transaksi di seluruh Indonesia. Nasabah dapat menggunakan Kartu GPN di semua mesin ATM dan EDC yang memiliki logo GPN, tanpa khawatir akan biaya tinggi yang biasanya terdapat pada kartu internasional. Ini mendorong masyarakat untuk beralih ke sistem pembayaran nontunai.

Perlindungan data dan keamanan

Keamanan menjadi salah satu fokus utama GPN. Dengan menggunakan chip pada kartu, GPN memberikan perlindungan yang lebih baik dibandingkan dengan sistem magnetik pada kartu lama. Selain itu, seluruh data transaksi dikelola di server nasional yang menjamin privasi dan keamanan informasi nasabah.

Kartu Visa: jaringan internasional

Penggunaan di luar negeri

Kartu VISA merupakan pilihan yang tepat bagi nasabah yang sering melakukan perjalanan internasional. Dengan jaringan global yang luas, kartu ini dapat digunakan hampir di seluruh dunia, memungkinkan pengguna untuk melakukan penarikan tunai dan pembayaran.

Biaya administrasi dan limit

Meskipun menawarkan banyak kemudahan, Kartu VISA biasanya memiliki biaya administrasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan GPN. Misalnya, untuk Kartu VISA Gold, biaya administrasi dapat mencapai Rp 5.500 per bulan, sementara limit transaksi bisa setara dengan Kartu GPN yang lebih tinggi.

Fitur tambahan dan layanan

Kartu VISA menyediakan berbagai fitur tambahan seperti reward points, asuransi perjalanan, dan penawaran eksklusif dari merchant yang berkerjasama. Layanan yang kaya ini membuat banyak nasabah memilih VISA meskipun harus membayar biaya yang lebih tinggi.

Memilih kartu yang tepat untuk nasabah

Pertimbangan kebutuhan transaksi

Saat memilih antara Kartu GPN dan VISA, nasabah perlu mempertimbangkan frekuensi dan lokasi transaksi. Bagi yang sering bertransaksi di dalam negeri, Kartu GPN dengan biaya lebih rendah tentu menjadi pilihan yang lebih ekonomis. Sebaliknya, bagi mereka yang sering melakukan transaksi internasional, Kartu VISA menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Dampak biaya bulanan terhadap pemilihan

Biaya administrasi bulanan merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan. Nasabah yang ingin menghemat pengeluaran bulanan sebaiknya memilih Kartu GPN yang menawarkan biaya lebih rendah. Sebaliknya, jika nasabah membutuhkan fitur tambahan dan layanan internasional, maka Kartu VISA bisa dipertimbangkan meski biayanya lebih tinggi.

Rekomendasi untuk pengguna baru

Bagi pengguna baru, disarankan untuk mengevaluasi kebutuhan transaksi dan memilih kartu yang sesuai. Jika mayoritas transaksi dilakukan di dalam negeri, Kartu GPN adalah pilihan yang bijaksana. Namun, untuk pengguna yang sering bepergian ke luar negeri atau memerlukan fitur tambahan, memilih Kartu VISA bisa menjadi investasi yang baik.

 

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement