Advertisement

Pertemuan Presiden Prabowo dan Zhao Leji Fokus pada Kerja Sama Bilateral

09 November 2024 20:16 WIB

thumbnail-article

ANTARA/Desca Lidya Natalia/YU/pri. .

Penulis: Aurora Amelia

Editor: Aurora Amelia

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Kongres Rakyat Nasional China, Zhao Leji, di Beijing pada Sabtu, 9 November 2024. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah dan rakyat China. Hal ini menandakan simbol penghargaan mendalam atas hubungan bilateral kedua negara. Dalam pertemuan selama sekitar 20 menit tersebut, mereka membahas upaya peningkatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi dan perdagangan.

Selama pertemuan, Prabowo menegaskan bahwa kunjungan ini menunjukkan komitmen untuk mempererat persahabatan antara Indonesia dan China. Pihaknya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Zhao Leji dan seluruh anggota Kongres Rakyat Nasional Tiongkok atas kesempatan dan kehormatan yang diberikan untuk bertemu.

Tujuan Kunjungan Kenegaraan

Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi Prabowo setelah dilantik sebagai presiden, sehingga memiliki makna strategis. Sebelumnya, dia juga mengungkapkan kesiapan untuk melakukan diskusi dengan pemimpin-pemimpin China lainnya, termasuk Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Qiang. Penekanan dalam diskusi ini adalah untuk merumuskan cara-cara baru dalam memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan China.

Prabowo menyatakan, "Kunjungan ini merupakan pesan bahwa saya berkomitmen untuk memperkuat persahabatan dan kerja sama antara kedua negara." Dengan kunjungan ini, ia berharap bisa membahas langkah praktis untuk meningkatkan kemitraan bilateral yang saling menguntungkan.

Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kerja sama ekonomi. Dalam hal ini, Prabowo mencatat bahwa terdapat banyak investasi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan China di Indonesia. Dia mengungkapkan bahwa Kamar Dagang dan Industri Indonesia berencana mengatur acara yang akan menandatangani sejumlah kontrak investasi besar dari perusahaan China ke Indonesia, yang diperkirakan mencapai lebih dari 10 miliar USD.

Selain itu, Prabowo juga ingin mempelajari pengalaman China dalam menciptakan perkembangan ekonomi yang pesat. "Kami ingin mengirim lebih banyak mahasiswa kami untuk belajar di perguruan tinggi China," ujarnya, menunjukkan niat Indonesia untuk meningkatkan kolaborasi di sektor pendidikan dan penelitian.

Harapan untuk Masa Depan

Zhao Leji dalam pernyataannya optimis terhadap masa depan hubungan Indonesia-China. Ia berharap pertemuan dengan Prabowo dapat menjalin hubungan yang lebih erat dan memperkuat kemitraan antara kedua negara menuju kemajuan bersama. Komitmen dari kedua belah pihak untuk berupaya menciptakan kemajuan yang signifikan sangat ditekankan dalam diskusi tersebut.

Prabowo menganggap pertemuan ini sebagai momentum penting dalam hubungan bilateral, yang diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dalam bidang lain, termasuk teknologi dan pertahanan. Momen ini menjadi penting di tengah dinamika situasi global yang terus berubah, di mana hubungan yang baik antara Indonesia dan China diharapkan dapat membawa manfaat signifikan bagi kedua negara.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement