BMKG memprediksi periode 21 hingga 27 November 2025, cuaca di Indonesia akan didominasi oleh hujan dengan intensitas sedang di sejumlah wilayah.
Beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang meliputi Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Kategori peringatan dini juga dikeluarkan untuk wilayah-wilayah tersebut, dengan ancaman hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir.
Khususnya periode 21 hingga 23 November, peningkatan hujan akan signifikan di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Selain itu, wilayah seperti Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Utara juga diharapkan mengalami peningkatan curah hujan.
Dalam hal ini, BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kemungkinan bencana yang terkait dengan perubahan cuaca.
Faktor atmosferik seperti Indian Ocean Dipole (IOD) negatif dan sirkulasi siklonik yang aktif berkontribusi terhadap perubahan cuaca ini.
Ramalan Cuaca Mingguan
21-23 November 2025
Pada tanggal 21-23 November 2025, kondisi cuaca di Indonesia umumnya akan didominasi oleh cuaca berawan, tetapi hujan dengan intensitas sedang diperkirakan akan terjadi di sebagian besar wilayah. Potensi hujan lebat disertai kondisi ekstrem perlu diwaspadai di beberapa Provinsi.
Wilayah dengan hujan intensitas sedang
Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua.
Wilayah siaga dengan hujan intensitas lebat hingga sangat lebat
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarata, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
Wilayah dengan potensi angin kencang
Maluku
24-27 November 2025
Memasuki tanggal 24-27 November cuaca Indonesia didominasi dengan langit berawan hingga hujan ringan. Namum ada beberapa daerah yang perlu diwaspadai dengan peningkatan intensitas hujan.
Wilayah dengan hujan intensitas sedang
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua.
Selain itu ada wilayah dengan intesitas lebat yang disertai kilat dan petir serta angin kenjang.
Wilayah siaga dengan hujan lebat hingga sangat lebat
Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan.
Wilayah dnegan potensi angin kencang
Nusa Tenggara Timur dan Maluku
Analisis Perubahan Iklim
Indian Ocean Dipole (IOD) negatif saat ini memberikan dampak signifikan terhadap pola hujan di Indonesia. Hal ini diperkirakan meningkatkan hujan di wilayah barat Indonesia, sementara kondisi La-Nina yang lemah dengan indeks Nino 3.4 sebesar -0.95 memengaruhi potensi hujan di wilayah timur.
Sirkulasi siklonik yang aktif di perairan selatan Jawa juga menjadi salah satu pengaruh besar terhadap curah hujan. Siklon Tropis "FINA" diperkirakan dapat meningkatkan kelembapan udara yang pada gilirannya berkontribusi pada pembentukan awan hujan yang intens.
Seiring dengan kombinasi berbagai fenomena atmosfer global dan lokal, BMKG memperkirakan dampak perubahan iklim pada cuaca Indonesia akan terus berlangsung, dengan kemungkinan peningkatan intensitas cuaca ekstrem.
