Komisi XI DPR resmi menetapkan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025–2030 menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang kini menjabat sebagai Menteri Keuangan.
"Komisi XI DPR RI telah memilih secara musyawarah dan mufakat untuk menetapkan anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai berikut, Anggito Abimanyu ditetapkan sebagai Ketua DK LPS," ujar Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun di Jakarta, Senin malam, 21 September 2025.
Anggito sebelumnya sudah melalui tahapan fit and proper test alias uji kelayakan dan kepatutan dari DPR yaang dipimpin oleh Puan Maharani. Selain itu Anggito juga sudah mengikuti proses di panitia seleksi (Pansel) sebagai pengganti Purbaya Yudhi Sadewa yang ditunjuk sebagai Menteri Keuangan.
Profil Anggito Abimanyu
Anggito Abimanyu lahir pada 19 Februari 1963 di Bogor. Sejak dini, ia menunjukkan minat yang besar terhadap bidang ekonomi. Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada tahun 1985. Semangatnya untuk belajar terus berlanjut dengan melanjutkan studi ke luar negeri.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Anggito melanjutkan ke University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat. Di sana, ia meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dan kemudian Doctor of Philosophy (Ph.D.) pada tahun 1993.
Setelah kembali ke Indonesia, Anggito memilih untuk mengabdi sebagai pengajar di UGM. Ia tak hanya menjadi dosen tetap, tetapi juga dipercaya menjadi Kepala Departemen Ilmu Ekonomi di Sekolah Vokasi UGM.
Pada 1985-1987, ia dipercaya menjadi Asisten Peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), yang didirikan oleh Soemitro Djojohadikusumo, ayah dari Presiden Prabowo Subianto.
Jabatan Dalam Pemerintahan
Mleihat sepak terjangnya, nama Anggito Abimanyu bukanlah sosok baru dalam lanskap perekonomian nasional, mengingat pengalamannya yang luas sebagai seorang akademisi hingga pemerintahan.
Karier Anggito di dunia pemerintahan dimulai ketika ia ditunjuk sebagai Anggota Dewan Ekonomi Nasional pada 1999-2000, Staf Ahli Menteri Keuangan pada 2000-2003, dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 2004-2010.
Selain itu, ia juga menduduki posisi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama pada 2012-2014 serta Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada 2017-2022.
Selain aktif di dunia akademisi dan pemerintahan, Anggito pernah menjabat di sejumlah perusahaan swasta, antara lain sebagai Komisaris Bank Lippo (2003-2008), Komisaris Telkom, serta Chief Economist Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Komisaris BRI Syariah (2014-2017).
Pada tanggal 21 Oktober 2024, Anggito Abimanyu resmi masuk dilantik Presiden Prabowo sebagai Wakil Menteri Keuangan mendapingi Sri Mulyani yang menjabat Menteri Keuangan saat itu.
Setahun kemudian, pada 22 September 2025, ia resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030, melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI, mengganyikan Purbaya Yudhi Sadewa.
