Atip Latipulhayat adalah seorang akademisi yang diangkat menjadi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) oleh Presiden Prabowo. Ia akan mendampingi Abdul Mu’ti yang menjabat sebagai Mendikdasmen. Berikut profil Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Presiden Prabowo menunjuk Atip Latipulhayat sebagai Wamendikdasmen. Ia bersama Fajar Riza Ul Haq akan membantu Abdul Mu’ti dalam menjalankan tugasnya di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah selama lima tahun ke depan.
Atip Latipulhayat adalah Guru Besar Hukum di Universitas Padjadjaran (Unpad). Kehadirannya di Kemdikdasmen diharapkan membawa angin segar bagi pendidikan Indonesia. Terlebih rekam jejaknya yang cukup mumpuni di dunia akademik.
Berikut profil lengkap Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia periode 2024-2029.
Profil Atip Latipulhayat
Atip Latipulhayat lahir pada 28 Juli 1964 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia sudah menjadi akademisi sejak 1993 di Universitas Padjadjaran Bandung.
Ia adalah lulusan S1 Hukum di Universitas Padjadjaran pada 1990. Atip kemudian melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Hukum di Monash University Australia dan lulus pada tahun 2000. Setelah itu, ia meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Monash University Australia pada 2007.
Ia juga mengenyam pendidikan tambahan di negara lainnya. Ia tercatat sebagai lulusan The Hague Academy of International Law di Belanda, The United Nations di Geneva Office, dan The International Ocean Institute di India. Pendidikan tambahan ini membuka wawasan Atip secara mendalam terkait hukum internasional.
Atip dikenal sebagai Guru Besar Hukum di Universitas Padjadjaran. Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden International Law Association (ILA) Cabang Indonesia.
Bahkan, ia turut memimpin Jurnal Hukum Internasional Padjadjaran dan menjabat sebagai Ketua Center of Air and Space Law Studies (ICASL) di Fakultas Hukum Unpad.
Jabatan tersebut berdasarkan pengalamannya menjadi anggota di The Hague Working Group of Space Resource Activities. Grup kerja tersebut berfokus pada isu-isu hukum yang berkaitan dengan eksplorasi dan penggunaan sumber daya luar angkasa.
Komitmen Atip di dunia pendidikan juga terbukti dari berbagai buku yang ditulisnya. Buku tersebut diantaranya Pengantar Hukum Internasional, Khasanah Pemikiran Hukum: Dari Grotius hingga Mochtar Kusumaatmadja, Aspek-Aspek Hukum Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara, dan Sumber Hukum Internasional: Teori dan Praktik.
Atip Latipulhayat juga dikenal tegas menyuarakan tentang perlindungan hak asasi manusia (HAM). Ia memberi perhatian terhadap pengungsi Rohingya di Aceh yang memerlukan perlindungan dan bantuan kemanusiaan.
Demikian profil Atip Latipulhayat, Guru Besar Hukum Unpad yang menjadi Wamendikdasmen pada Kabinet Merah Putih. Semoga pemikiran dan kepemimpinannya dapat membawa pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik.
