Advertisement

Profil Inosentius Samsul yang Diangkat Menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi

25 August 2025 10:41 WIB

thumbnail-article

Calon Hakim Mahkamah Konstitusi Inosentius Samsul saat memberikan keterangan pers di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (20/8/2025). Sumber: ANTARA..

Penulis: Margareth Ratih. F

Editor: Margareth Ratih. F

Inosentius Samsul resmi ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) setelah proses uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan oleh Komisi III DPR pada 20 Agustus 2025.

Setelah mendapatkan persetujuan DPR, langkah berikutnya adalah pelantikan Inosentius sebagai hakim MK. Dalam harapannya, Inosentius dapat menjalankan tugasnya dengan baik, menjunjung tinggi nilai-nilai konstitusi, dan berperan aktif dalam menjaga independensi MK sebagai lembaga peradilan yang merdeka. Berikut adalah profol lengkap Inosentius Samsul.

Profil Inosentius Samsul

Inosentius Samsul lahir di Pembe, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur pada 10 Juli 1965. Sejak kecil, ia menempuh pendidikan di seminari hingga menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Seminari Santo Pius ke-XII Kisol.

Setelah itu, Inosentius melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM), memperoleh gelar sarjana hukum pada tahun 1989. Ia kemudian memperdalam ilmu hukumnya dengan meraih gelar S2 di Universitas Tarumanegara pada tahun 1997, dan S3 di Universitas Indonesia yang diselesaikannya pada tahun 2003.

Sejak tahun 1990, Inosentius Samsul berkarya di Sekretariat Jenderal DPR RI. Kariernya dimulai sebagai penata muda. Selama lebih dari tiga dekade mengabdi di DPR, ia berpengalaman dalam berbagai aspek perumusan undang-undang, di mana ia saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Keahlian DPR.

Pengalamannya yang luas di lingkungan legislatif menjadi modal penting untuk menjalankan tugas sebagai hakim konstitusi.

Visi dan komitmen Insentius

Inosentius Samsul memiliki visi yang jelas untuk memelihara independensi dan integritas Mahkamah Konstitusi. Ia menekankan pentingnya MK berfungsi sebagai lembaga peradilan yang akuntabel dan transparan. Dalam paparannya, Inosentius menyatakan komitmennya untuk menjaga MK dari pengaruh luar yang dapat menggangu keputusan yang diambil.

Selain itu, ia berupaya untuk meningkatkan kualitas legislasi agar produk hukum DPR lebih dipahami dan diakui oleh masyarakat. Hal ini penting agar undang-undang yang lahir tidak dipandang rendah dan dapat mempertahankan substansinya saat diuji di MK.

Dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, Inosentius berharap dapat berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Riwayat karier Inosentius Samsul di DPR menunjukkan dedikasinya yang tinggi dalam bidang legislasi. Ia terlibat dalam penyusunan berbagai undang-undang penting, termasuk revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD, DPRD, serta Undang-Undang MK dan RUU Cipta Kerja. 

Inosentius juga dianggap sebagai figur yang mampu menjembatani komunikasi antara DPR dan MK, yang sangat penting dalam memastikan setiap produk legislasi dipahami dengan baik oleh semua pihak.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement