Advertisement

Profil Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro

29 October 2024 08:33 WIB

thumbnail-article

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro. Sumber: ANTARA. .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Margareth Ratih. F

Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Juri Ardiantoro sebagai Wakil Menteri Sekretaris Negara mendampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. 

Juri Ardiantoro sebelumnya merupakan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan bidang Informasi dan Komunikasi Politik. Pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Juri menjadi bagian dari tim kampanye nasional (TKN) pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Seperti apa sosok Wamensesneg Juri Ardiantoro? 

Profil Juri Ardiantoro

Juri Ardiantoro lahir di Brebes, 6 April 1973. Juri yang merupakan anak kelima dari enam bersaudara berasal dari keluarga sederhana yang religius. 

Dibandingkan saudara-saudaranya, Juri dapat dibilang cukup beruntung karena dapat mengenyam pendidikan tinggi. Juri berkuliah di IKIP Jakarta (sekarang Universitas Negeri Jakarta) jurusan Pendidikan Sejarah dan lulus tahun 1999. 

Saat berkuliah di IKIP, Juri aktif di berbagai kegiatan organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Sejarah IKIP Jakarta, Majalah Mahasiswa DIDAKTIKA IKIP Jakarta, hingga Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). 

Setelah lulus S-1, Juri sempat mengajar Sejarah di SMA Labschool Jakarta pada 1999–2000 sebelum melanjutkan pendidikan S-2 jurusan Sosiologi di Universitas Indonesia. 

Selama berkuliah S-2, Juri menjadi staf pengajar di FISIP Universitas Bung Karno serta Associate Research di Pusat Kajian Komunikasi FISIP UI dan Lab Sosio, Departemen Sosiologi FISIP UI. Juri lulus dan mendapatkan gelar master pada tahun 2003. 

Tak cukup sampai di situ, Juri melanjutkan pendidikan doktoral di Universiti Malaysia jurusan Sosiologi pada tahun 2006 dan menamatkannya pada tahun 2015. 

Karier kepemiluan

Juri merupakan sosok yang memiliki perhatian khusus terhadap isu-isu pemilu. Ia menjadi salah satu tokoh pendiri Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) dan berkontribusi sebagai relawan, hingga akhirnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) KIPP Jakarta. 

Pada tahun 2003, Juri terpilih dalam pemilihan Komisioner KPU DKI Jakarta dan menjadi anggota hingga tahun 2008. 

Pada tahun 2005-2007, Juri sempat menjabat sebagai Plt. Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, sebelum akhirnya menjadi Ketua KPU DKI pada tahun 2007–2008. Ia kembali menjadi ketua pada periode berikutnya yakni 2008–2013. 

Dari KPU DKI, Juri loncat karier menjadi anggota KPU Pusat hingga akhirnya terpilih sebagai Ketua KPU RI pada tahun 2016–2017. Saat itu, Juri menggantikan posisi Husni Kamil Malik yang meninggal dunia.

Tahun 2018–2019, Juri ditunjuk oleh Presiden Jokowi menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden. 

Pada pilpres 2019, Juri bergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Ia ditunjuk sebagai Wakil Direktur Hukum dan Advokasi. 

Pada 22 Juni 2020, Juri dilantik sebagai Deputi VI Kepala Staf Kepresidenan (KSP) bidang Informasi dan Komunikasi Publik periode 2020–2023. Namun, Juri kemudian mengundurkan diri dari posisi tersebut lantaran dirinya telah bergabung dengan timses Prabowo-Gibran sebagai Wakil Ketua TKN pada Pilpres 2024. 

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement