Advertisement

Profil Karlinah Istri Wapres RI ke-4 Umar Wirahadikusumah Yang Wafat di Usia 95 Tahun

06 October 2025 14:11 WIB

thumbnail-article

Karlinah Djaja Atmadja Sumber: ANTARA.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Kabar duka tengah menyelimuti Indonesia, Karlinah Djaja Atmadja Binti Djajaatmaja, istri Wakil Presiden ke-4 Republik Indonesia, Umar Wirahadikusumah, meninggal dunia pada Senin, 6 Oktober 2025, pukul 04.33 WIB di usia 95 tahun.

Mendiang menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. Berita duka ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Mar Fredy Ardianzah, yang mengonfirmasi bahwa almarhumah meninggal setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut.

"Benar, di RS Gatot Subroto, subuh tadi pagi," kata Kapuspen TNI Mayjen Mar Fredy Ardianzah,Senin 6 Oktober 2025.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Narasi, mendiang Karlinah wafat pada pagi ini. Jenazah akan disemayamkan di kediaman di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Semntara itu pemakaman Karlinah akan dilakukan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta pada pukul 14.00 WIB

Profil Karlinah Djaja Atmadja

Karlinah Djaja Atmadja lahir pada 30 Juli 1930, di Bandung, Jawa Barat. Ia dikenal sebagai individu yang berpendidikan dan berkontribusi dalam dunia pendidikan dan sosial.

Menempuh pendidikan di voorbereidend Hogere Onderwijs (VHO), ia juga mempelajari bahasa Prancis di Alliance Francaise. Karlinah mengawali karirnya sebagai pengajar, di mana ia mengabdi di jenjang sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Bandung sejak 1957.

Selama bertahun-tahun, Karlinah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam mengejar pendidikan dan mengajarkan ilmu kepada generasi muda. Kontribusinya dalam mendidik siswa-siswi sangat dihargai, dan ia juga sempat bekerja di Kantor Pusat Perbendaharaan yang menunjukkan komitmennya dalam dunia pemerintahan.

Pertemuan dengan cinta sejatinya Umar Wirahadikusumah mengubah hidupnya terjadi saat libur Natal tahun 1956. Saat itu, seorang kerabat datang ke rumah membawa seorang perwira muda, Letkol Umar Wirahadikusumah, Komandan Resimen 10 Siliwangi yang bermarkas di Garut sekitar tahun 1956 ketika Umar masih menjabat sebagai letkol di militer.

Setelah kurang dari tiga bulan saling mengenal, mereka menikah pada 2 Februari 1957. . Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai dua orang anak, Rina Ariani dan Nila Shanti

Perjalanan hubungan mereka berkembang seiring dengan karir Umar yang semakin menanjak di pentas politik, termasuk masa jabatannya sebagai Wakil Presiden RI dari tahun 1983 hingga 1988 saat era Orde Baru Presiden Ke-2 Soeharto.

Tidak hanya berhasil mengantarkan dan mendampingi sang sumi dikancah politik Nasional, Karlinah juga mendapatkan pengakuan dari pemerintah Republik Indonesia dalam bentuk sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain Satyalancana Kebhaktian Sosial (1982), Bintang Mahaputera Adipradana (1987), dan Lencana Melati dari Gerakan Pramuka.

Selain itu Karlinah juga dianugerahi penghargaan internasional seperti Grand Cross of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany (1984) dan Grand Cordon 1st Class of the Supreme Order of the Renaissance dari Yordania (1986).

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement