Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk politikus Partai Golkar Maman Abdurrahman sebagai Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Kabinet Merah Putih.
Kementerian UMKM merupakan pecahan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Seperti apa profil dan sepak terjang Menteri UMKM Maman Abdurrahman?
Profil Maman Abdurrahman
Maman Abdurrahman merupakan seorang politikus asal Indonesia kelahiran Pontianak, 10 September 1980.
Maman berkuliah S-1 di jurusan Teknik Perminyakan Universitas Trisakti. Semasa berkuliah, ia pernah menjadi Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2004–2006. Ia lulus dari Trisakti pada tahun 2008.
Setelah lulus, Maman berkarier sebagai profesional di bidang minyak dan gas. Sejumlah pekerjaan yang pernah dilakoninya antara lain sebagai insinyur lapangan Premier Oil Indonesia dan manajer pengembangan bisnis PT Luas Biru Utama.
Karier politik
Pada tahun 2010, Maman bergabung dengan Partai Golkar dan menjadi pengurus DPP Partai Golkar. Kemudian pada 2016–2019, Maman diamanahi posisi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar.
Sejak 2020, Maman menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar hingga tahun 2025.
Selama menjadi kader Golkar, Maman pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli di Kementerian Sosial pada tahun 2018.
Pada 2018, Maman mulai berkantor di Senayan usai menggantikan Zulfadhi sebagai anggota DPR melalui mekanisme penggantian antarwaktu (PAW).
Pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019, Maman kembali terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 mewakili daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Barat I.
Selama menjadi anggota DPR, Maman pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII yang membidangi Energi, Riset dan Teknologi, dan Lingkungan Hidup.
Kini, Maman dipercaya untuk mengelola sektor UMKM di Indonesia. Sebagai Menteri UMKM, Maman menegaskan komitmennya untuk memajukan UMKM melalui peningkatan kolaborasi dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan sektor swasta besar.
Harta kekayaan
Melansir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan tahun 2023, Maman Abdurrahman memiliki kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai total Rp15.723.000.000. Tanah dan bangunan ini berada di sejumlah wilayah yakni Tangerang Selatan, Tangerang, dan Pontianak.
Maman juga memiliki mobil Toyota Alphard tahun 2018 senilai Rp1.225.000.000 dan mobil Toyota Innova Venturer tahun 2020 senilai Rp336.000.000.
Selain tanah, bangunan, dan kendaraan, Maman memiliki kas dan setara kas sebesar Rp1.265.116.232 serta utang sebesar Rp2.760.000.000. Total, Maman memiliki harta kekayaan sebesar Rp15.789.116.232.
