Penyanyi heavy metal sekaligus vokalis band rock Black Sabbath, Ozzy Osbourne, meninggal dunia pada Selasa (22/7) di usia 76 tahun.
Keluarganya telah mengonfirmasi kabar tersebut melalui pernyataan resmi di Instagram Ozzy, Rabu (23/7).
"Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami harus mengabarkan bahwa Ozzy Osbourne kami yang tercinta telah meninggal dunia pagi ini. Ia meninggal dalam rengkuhan keluarganya dan dikelilingi oleh cinta," demikian bunyi pernyataan di Instagram @ozzyosbourne.
Profil Ozzy Osbourne
Ozzy Osbourne lahir dengan nama John Michael Osbourne pada 3 Desember 1948 di Birmingham, Inggris. Karier musiknya dimulai bersama band Black Sabbath, yang ia bentuk bersama dengan Tony Iommi, Geezer Butler, dan Bill Ward.
Black Sabbath menjadi pelopor genre heavy metal dengan gaya musik yang gelap dan lirik yang menantang. Album ikonik mereka, termasuk Paranoid dan Blizzard of Ozz, menjadi tonggak sejarah perkembangan musik rock.
Osbourne dikenal dengan vokal khasnya yang penuh tenaga, yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam kesuksesan Black Sabbath. Album Paranoid yang dirilis pada tahun 1970 menjadi salah satu yang paling berpengaruh dalam sejarah musik, sementara Blizzard of Ozz yang dirilis pada 1980, memperkuat posisinya sebagai artis solo dengan lagu-lagu hits seperti "Crazy Train."
Perilaku kontroversial
Sepanjang kariernya, Osbourne kerap terlibat insiden kontroversial. Salah satu momen yang paling dikenal adalah ketika ia menggigit kepala kelelawar secara langsung di atas panggung saat konser pada tahun 1982. Osbourne kemudian mengklaim bahwa ia mengira kelelawar tersebut adalah mainan karet.
Insiden-insiden lain, seperti menyantap semut hidup dan berperilaku menyimpang, semakin memperkuat kontroversi seputar dirinya. Meskipun menuai banyak kritik, Osbourne tetap menjadi figur yang dicintai oleh penggemar. Karisma dan eksentrisitasnya turut membentuk citra sebagai "Prince of Darkness" dalam dunia musik.
Diagnosis Parkinson
Seiring waktu, kesehatan Osbourne menurun. Pada tahun 2020, ia didiagnosis menderita penyakit Parkinson yang mempengaruhi kemampuannya untuk tampil secara reguler. Meskipun mengalami berbagai kesulitan kesehatan, termasuk kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya, Osbourne tetap berusaha untuk aktif di dunia musik.
Beberapa minggu sebelum meninggal, Osbourne tampil di festival "Back to the Beginning" di Birmingham, Inggris. Acara tersebut dipenuhi oleh nostalgia dan penghormatan dari penggemar serta musisi lainnya.
Walaupun banyak tantangan yang dihadapinya, Osbourne dikenang oleh penggemar dan keluarga sebagai legenda dan figur penting dalam sejarah musik heavy metal.
