Advertisement

Profil Pemilik MR DIY, Ternyata Dua Konglomerat Asal Malaysia

13 November 2024 17:41 WIB

thumbnail-article

Konsumen memasukkan sampah ke dropbox yang disediakan di toko MR.DIY. ANTARA/HO-MR.DIY. .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

MR.DIY menjelma menjadi salah satu toko ritel besar yang memiliki banyak cabang di Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari bisnisnya yang menjual berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Mengutip Website resmi MR DIY Indonesia, perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 dengan membuka toko pertamanya di Jalan Tuanku Abdul Rahman, Kuala Lumpur, Malaysia.

Sejak awal, perusahaan ini berfokus pada penyediaan produk mulai dari alat perkakas, peralatan rumah tangga, alat tulis, hingga aksesoris mobil. Dengan lebih dari 20.000 jenis produk yang tersedia dengan slogan "Always Low Prices".

Dalam waktu singkat, MR DIY berhasil menarik perhatian masyarakat dengan berbagai jenis produk yang ditawarkan dengan harga terjangkau.

Meski sudah tersebar dan sering ditemui di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia, masih banyak yang belum tahu sosok dibalik suksesnya perusahaan ini. Siapakah sosok tersebut?

Profil Pemilik MR DIY

Tan Yu Yeh dan Tan Yu Wei adalah sosok pendiri MR DIY yang merupakan dua bersaudara asal Malaysia.

Mereka memulai usaha ritel ini dengan visi untuk menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dengan harga yang terjangkau.

Keduanya memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mengesankan dan pengalaman kerja yang beragam, meskipun awalnya mereka tidak memiliki pengalaman langsung di dunia ritel.

Tan Yu Yeh memiliki latar belakang pendidikan di Universitas Malaya dengan gelar Sarjana Sains dalam Fisika pada tahun 1996.

Setelah menyelesaikan pendidikan, ia bekerja sebagai insinyur dan kemudian beralih ke profesi broker saham sebelum memutuskan untuk mendirikan MR DIY.

Adiknya, Tan Yu Wei, lulusan dari Universiti Sains Malaysia, juga memiliki pengalaman kerja di beberapa perusahaan sebelum bergabung dengan MR DIY pada tahun 2011.

Keduanya akhirnya sepaakat untuk berkolaborasi mengembangkan MR DIY menjadi salah satu jaringan ritel terbesar di Asia.

MelansirForbes, hingga tahun 2022, kekayaan dua bersaudara Tan Yu Yeh dan Tan Yu Wei diperkirakan mencapai sekitar USD 1,7 miliar. Hal tersebut menjadikan mereka sebagai salah satu orang terkaya di Malaysia.

Dengan jumlah toko yang terus berkembang, MR DIY kini menjelma menjadi salah satu merek yang paling dikenal dalam industri ritel, baik di Malaysia maupun di negara-negara lain.

Selain kesuksesan di bidang bisnis, Tan Yu Yeh dan Tan Yu Wei juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi. Mereka telah menyumbangkan sejumlah besar dana untuk berbagai tujuan amal, termasuk bantuan dalam penanggulangan pandemi COVID-19.

Peran mereka ini mencerminkan komitmen Tan Yu Yeh dan Tan Yu Wei terhadap tanggung jawab sosial sebagai pengusaha.

Perkembangan Bisnis MR DIY Hingga Merambah Pasar Indonesia

MR DIY terus melakukan ekspansi yang signifikan ke berbagai negara, setelah membuka toko pertamanya di Brunei pada tahun 2014, MR DIY telah memperluas jaringannya ke Thailand, Filipina, Kamboja, India, dan bahkan Turki.

Dengan lebih dari 4.000 toko yang beroperasi di seluruh dunia, MR DIY menunjukkan komitmennya untuk menjadi pemain utama di pasar ritel global.

Di Indonesia, MR DIY pertama kali membuka gerai di Mega Bekasi Hypermall pada tahun 2017. Dalam waktu singkat, perusahaan ini berhasil memperluas jaringannya dengan pembukaan toko-toko di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia.

Saat ini, Indonesia menjadi negara kedua dengan jumlah toko MR DIY terbanyak setelah Malaysia.

sejumlah penghargaan di industri ritel sudah berhasil MR DIY raih, Salah satu penghargaan yang menonjol adalah World Branding Award yang diberikan untuk kategori Regional Top Home Improvement Retail Brand pada tahun 2023.

Penghargaan ini memperkuat posisi MR DIY sebagai merek terdepan di industri perbaikan dan perlengkapan rumah di kawasan Asia Tenggara.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement