Sebuah daycare di Depok bernama Wensen School baru-baru ini trending di media sosial. Hal ini berkaitan dengan dugaan penganiayaan terhadap anak yang dilakukan oleh pemiliknya.
Di media sosial X, beredar video yang memperlihatkan seorang pengasuh tengah memukul dan menendang bocah usia balita. Ia kemudian meninggalkan bocah itu di dalam ruangan.
Setelah mengetahui kasus ini dari seorang pengasuh, orang tua korban mengajukan laporan ke polisi dengan berbekal rekaman CCTV.
Terbaru, Polres Metro Depok telah menangkap Meita Irianty, pemilik daycare Wensen School yang sekaligus merupakan seorang influencer parenting.
Lalu, seperti apa profil daycare Wensen School Depok yang viral akibat kasus penganiayaan terhadap balita?
Profil Wensen School Depok
Wensen School Depok atau Wensen School Indonesia merupakan sebuah pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) yang terletak di Jl. Putri Tunggal Kp. Pedurenan No. 42 RT 009 RW 003, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.
Sekolah ini berdiri sejak 30 Juni 2021 dengan nomor izin operasional PAUD 421.1/0084/DPMPTSP/IV/2024. Statusnya berupa sekolah swasta dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 70014259.
Wensen School Indonesia memiliki website beralamat www.wensenschool.id. Namun, website tersebut saat ini tidak dapat diakses. Selain itu, terdapat juga akun Instagram @wensenschoolindonesia yang digunakan untuk mengunggah berbagai kegiatan di sekolah.
Berdasarkan informasi di akun Instagramnya, Wensen School Indonesia pernah melakukan kunjungan lapangan ke Gedung DPR RI pada tanggal 5 Juni 2024. Kunjungan itu dilakukan bersama-sama dengan siswa dari PAUD lain di Kecamatan Cimanggis.
Selain ke Gedung DPR, Wensen School juga beberapa kali melakukan kunjungan ke lokasi lainnya seperti Bakmi GM, LRT, hingga Bandara Wiladatika.
Pemilik Wensen School
Pemilik dari Wensen School Indonesia merupakan seorang influencer bernama Meita Irianty atau Tata Irianty. Ia diketahui kerap membagikan konten bertema parenting di akun media sosialnya, @tatairianty.
Namun, akun yang sudah memiliki pengikut sejumlah lebih dari 120 ribu itu sudah tidak dapat ditemukan di Instagram.
