Advertisement

Profil Wihaji, Mantan Bupati Batang Kini Jadi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

25 October 2024 20:17 WIB

thumbnail-article

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Wihaji melambaikan tangan ke arah wartawan saat tiba di kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). (Sumber: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Rizal Amril

Mantan Bupati Batang Wihaji dilantik sebagai Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dalam Kabinet Merah Putih. 

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga merupakan salah satu kementerian baru yang digagas oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Seperti apa profil dan latar belakang Wihaji?

Profil Wihaji

Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. merupakan seorang politisi dan akademisi kelahiran Sragen, 22 Agustus 1976. 

Wihaji menempuh pendidikan S-1 Sarjana Pendidikan Islam di Fakultas Tarbiyah Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAIN, kini UIN) Salatiga dan lulus dengan titel Sarjana Agama. 

Setelah lulus S-1, Wihaji melanjutkan pendidikan magister di bidang Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

UNJ juga menjadi universitas yang memberikan Wihaji gelar doktor setelah ia menyelesaikan studinya di bidang Manajemen Lingkungan Hidup.

Karier politik

Karier Wihaji di bidang politik dimulai saat dirinya terpilih sebagai staf ahli anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Golkar untuk daerah pemilihan Jawa Tengah IV. 

Wihaji juga pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. 

Pada 2014, Wihaji mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar. Namun, dirinya gagal dalam pemilihan tersebut. 

Kendati demikian, Wihaji tetap aktif mengembangkan diri di Partai Golkar. Pada tahun 2017, ia kembali mencoba peruntungannya dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Batang. 

Kali ini, nasib berpihak kepadanya. Wihaji bersama wakilnya Suyono terpilih sebagai Bupati Batang periode 2017–2022.

Selama menjabat sebagai bupati, Wihaji menorehkan sejumlah prestasi di sektor perekonomian. 

Program pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang berjalan di bawah kepemimpinannya berhasil mendatangkan investor dari dua perusahaan besar asal Swiss dan Korea Selatan. 

Selain itu, Wihaji mampu membawa Batang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Sebagai informasi, Opini Wajar Tanpa Pengecualian adalah prestasi berupa capaian laporan keuangan yang dinilai wajar berdasarkan standar keuangan dan kode etik akuntansi negara. 

Harta kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2021, Wihaji memiliki total kekayaan sebesar Rp3,4 miliar. 

Wihaji memiliki dua bidang tanah dan bangunan di Depok dan Pekalongan serta harta warisan senilai total Rp2,1 miliar. 

Selain itu, Wihaji memiliki sejumlah kendaraan yakni mobil Toyota Innova tahun 2019 senilai Rp395 juta, mobil Suzuki Jeep tahun 1990 senilai Rp65 juta, sepeda motor Yamaha tahun 2009 senilai Rp 3 juta, sepeda motor Honda tahun 2010 senilai Rp4 juta, dan sepeda motor Yamaha tahun 2015 senilai Rp14,5 juta. 

Selanjutnya, Wihaji memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp8,9 juta serta kas dan setara kas senilai Rp806 juta. Adapun kepemilikan utang yang dilaporkan Wihaji yakni sebesar Rp19 juta. 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement