PSSI Percepat Kongres Luar Biasa, Iwan Bule Minta Kompetisi Liga Diizinkan Lagi

29 Oktober 2022 08:40

Narasi TV

Presiden FIFA Gianni Infantino berfoto bersama Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan alias Iwan Bule di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (18/10/2022)/ pssi.org

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Pemerintah sempat ancam bekukan liga jika PSSI tidak gelar KLB.

PSSI akhirnya mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih kepengurusan baru. Keputusan ini diambil setelah para anggota Executive Commite (Exco) PSSI menggelar rapat darurat yang dihadiri oleh 12 anggota.

"Memutuskan untuk mempercepat kongres biasa pemilihan melalui pemilihan mekanisme kongres luar biasa sesuai aturan tahapan organisasi," kata Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan alias Iwan Bule di akun Youtube PSSI TV, Sabtu (29/10/2022).

Berdasarkan statuta PSSI, KLB hanya bisa dilakukan apabila ada permintaan tertulis dari 2/3 delegasi atau voters yang mewakili anggota PSSI. Dari permintaan itu barulah Exco PSSI memulai tahapan verifikasi calon ketua umum dan melaksanakan KLB paling lambat tiga bulan setelah verifikasi selesai.

"Sesuai bunyi Pasal 34 ayat 2 Statuta PSSI tentang Kongres Luar Biasa," ujar Iwan.

Hingga rapat terakhir dilakukan baru ada dua anggota PSSI yakni Persis Solo dan Persebaya Surabaya yang meminta diadakan KLB. Permintaan ini, meski belum memenuhi syarat statuta PSSI, akhirnya dikabulkan Exco dengan alasan tidak ingin terjadi perpecahan.

"Namun Exco PSSI memutuskan mempercepat kongres luar biasa pemilihan dengan memperhatikan surat yang dikirim oleh dua anggotanya dikarenakan Exco PSSI tidak ingin terjadi perpecahan di antara para anggotanya dan karena Exco PSSI adalah mandataris yang dipilih oleh delegasi atau voters yang mewakili anggota PSSI," katanya.

Iwan mengatakan PSSI akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada FIFA terkait usulan kongres. Surat isi surat ini akan dikirimkan kepada media pada Senin 31 Oktober 2022.

Exco PSSI berharap keputusan mempercepat kongres luar biasa juga bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk menjalankan lagi kompetisi liga yang terhenti pascatragedi Kajuruhan.

"Kami berharap keputusan ini dapat menjadi pertimbangan bagi para pemangku kepentingan, kiranya dapat membantu berputarnya kembali kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang selama ini menjadi napas dan marwah sepak bola tanah air," katanya.

KLB Permintaan TGIPF

Dalam laporan rekomendasinya TGIPF mengakui pemerintah secara normatif memang tidak bisa mengintervensi PSSI.

Namun TGIPF menilai sudah sepatutnya Ketua Umum Mochammad Iriawan alias Iwan Bule dan jajaran Exco PSSI mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral atas jatuhnya ratusan korban meninggal maupun luka-luka dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI, namun dalam negara yang memiliki dasar moral dan etik serta budaya adiluhung, sudah sepatutnya Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggung jawaban moral atas jatuhnya korban sebanyak 712 orang, di mana saat laporan ini disusun sudah mencapai 132 orang meninggal dunia, 96 orang luka berat, 484 orang luka sedang/ringan yang sebagian bisa saja mengalami dampak jangka panjang,” tulis TGIPF yang diketuai Menkopolhukam Mahfud MD. 

Selain itu TGIPF juga merekomendasikan digelarnya KLB untuk menghasilkan kepemimpinan dan kepengurusan PSSI yang baru.

“Untuk menjaga keberlangsungan kepengurusan PSSI dan menyelamatkan persepakbolaan nasional, pemangku kepentingan PSSI diminta untuk melakukan percepatan Kongres atau menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menghasilkan kepemimpinan dan kepengurusan PSSI yang berintegritas, profesional, bertanggungjawab, dan bebas dari konflik kepentingan,” tulis TGIPF.

 Pemerintah Ancam Bekukan Liga

Jika dua hal itu tidak dilakukan pemerintah mengancam tidak akan memberikan izin pertandingan liga sepakbola profesional di bawah PSSI yaitu Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, sampai dengan terjadinya perubahan dan kesiapan yang signifikan oleh PSSI dalam mengelola dan menjalankan kompetisi sepakbola di tanah air. 

“Adapun pertandingan sepakbola di luar Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 tetap berlangsung dengan memperhatikan ketertiban umum dan berkoordinasi dengan aparat keamanan,” tulis TGIPF.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

Prancis Vs Inggris di Perempat Piala Dunia Qatar 2022, Siapa Juarai Laga Bersejarah Fase Knock Out?

TEKS

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, 2.188 Personel Polda Jawa Tengah Disiagakan

TEKS

Demi Kereta Cepat Pemerintah Mau Korbankan Argo Parahyangan, DPR: Jangan Ditutup Begitu Saja!

TEKS

Hasil Autopsi Kakak Beradik Korban Kanjuruhan: Patah Tulang dan Pendarahan, Tak Ada Kandungan Gas Air Mata

TEKS

Jordi Amat dan Sandy Walsh Jadi WNI, Iwan Bule Ikut Sibuk Mengurus KTP dan KK ke Dukcapil

TEKS

Pemprov DKI Minta Anggaran Hibah ke 10 Parpol Dinaikkan, Totalnya Jadi Rp40,88 Miliar

VIDEO TERKAIT

12:04

Mahfud MD: "Tim Investigasi Selalu Ompong"

00:59

Klub Sepak Bola Argentina Bikin Inovasi Jersey untuk Ibu Menyusui

19:07

Korban Perkosaan di Kemenkop UKM Mencari Keadilan

12:57

Duka Kanjuruhan, Duka Mereka yang Kehilangan

14:35

Rekonstruksi Kasus Kanjuruhan Tanpa Adegan Gas Air Mata ke Tribun

13:18

FIFA Temui Jokowi, Sepakat Transformasi Sepak Bola Indonesia

24:15

Ada Apa dengan Polri? Dari Kasus Sambo, Kanjuruhan, Narkoba, Judi dan Dipanggil Jokowi

02:14

TGIPF: Proses Jatuhnya Korban Lebih Mengerikan daripada yang Beredar di Media

22:48

Momen-Momen Brutal Menjelang Kematian Massal

17:07

PSSI Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab atas Kasus Kanjuruhan

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya