PSSI Sanksi Arema FC Soal Peristiwa Kanjuruhan: Itu Kesalahan Panitia Pelaksana

4 Oktober 2022 08:26

Narasi TV

Suporter Persebaya menyalakan lilin saat berdoa di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin (3 Oktober 2022), untuk korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/hp/uyu)

Penulis: Akbar Wijaya

Editor: Frendy

Komite Disiplin PSSI memberikan dua sanksi kepada klub Arema FC terkait peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) yang menewaskan 125 orang dan melukai ratusan lainnya.

"Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton di stadion jika bertindak sebagai tuan rumah sampai Liga 1 Indonesia 2022-2023 selesai," ujar Ketua Komite Disiplin PSSI Erwin Tobing dikutip Antara dalam konferensi pers daring di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Erwin melanjutkan, laga kandang Arema untuk sisa pekan Liga 1 Indonesia 2022-2023, bukan lagi di Stadion Kanjuruhan, Malang, tetapi wajib dipindah ke tempat yang jaraknya minimal 250 kilometer dari markas semula.

Kemudian, sanksi kedua untuk klub berjuluk Singo Edan itu, adalah denda sebesar Rp250 juta. Pengulangan pelanggaran serupa dapat berbuah hukuman lebih berat kepada Arema FC.

Komite Disiplin PSSI menilai Arema FC gagal menjalankan tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan.

"Panitia pelaksana tidak bisa mengantisipasi masuknya suporter ke lapangan," kata Erwin Tobing.

Sementara itu, Anggota Komite Eksekutif PSSI Ahmad Riyadh menilai bahwa kesalahan dari panitia pelaksana (panpel) pertandingan Arema FC adalah tidak membuka beberapa pintu stadion mulai menit ke-80.

Akibatnya banyak suporter kesulitan mencari jalan keluar setelah polisi menembakkan gas air mata. Mereka terjepit dan terhimpit di keramaian yang berujung pada jatuhnya korban jiwa.

"Itu kesalahan dari panpel," tutur Ahmad.

Dilarang Aktivitas di Lingkungan Sepak Bola

Selain sanksi terhadap klub Arema FC, Komite Disiplin PSSI juga menjatuhkan hukuman berat kepada Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, Abdul Haris dan Petugas Keamanan (Security Officer) Arema FC, Suko Sutrisno.

Abdul dan Suko divonis tidak dapat beraktivitas di lingkungan sepak bola selama seumur hidup.

Dalam kesempatan yang sama, PSSI menegaskan bahwa penyelidikan mereka sebatas pelaksanaan aturan pertandingan atau "law of the game". Selain daripada hal itu, PSSI menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Kericuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi ketika ribuan suporter Arema FC, Aremania, merangsek masuk ke area lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

Jadwal Lengkap BRI Liga 1 Hari Ini 6 Desember 2022

TEKS

Kok Liga 1 Bergulir Lagi Meski Rekomendasi TGIPF & Proses Hukum Kanjuruhan Belum Selesai Dilakukan?

TEKS

Tak Ada Zat Gas Air Mata di Tubuh Aremania Korban Kanjuruhan, Dokter: Hasil Pemeriksaan BRIN

TEKS

Keluarga Korban Kanjuruhan Laporkan PSSI, PT LIB, Arema FC, dll Terkait Dugaan Pembunuhan Berencana

TEKS

Yang Terjadi Sebelum Iwan Bule Umumkan Percepat Kongres Luar Biasa PSSI

TEKS

PSSI Percepat Kongres Luar Biasa, Iwan Bule Minta Kompetisi Liga Diizinkan Lagi

VIDEO TERKAIT

13:11

Dokter TGIPF Kanjuruhan: Ada Senyawa Lain dalam Gas Air Mata

12:04

Mahfud MD: "Tim Investigasi Selalu Ompong"

19:07

Korban Perkosaan di Kemenkop UKM Mencari Keadilan

19:08

Kesaksian Dari Dekat Sekali Pada Batas Hidup Dan Mati di Kanjuruhan

14:35

Rekonstruksi Kasus Kanjuruhan Tanpa Adegan Gas Air Mata ke Tribun

13:18

FIFA Temui Jokowi, Sepakat Transformasi Sepak Bola Indonesia

24:15

Ada Apa dengan Polri? Dari Kasus Sambo, Kanjuruhan, Narkoba, Judi dan Dipanggil Jokowi

02:14

TGIPF: Proses Jatuhnya Korban Lebih Mengerikan daripada yang Beredar di Media

22:48

Momen-Momen Brutal Menjelang Kematian Massal

17:07

PSSI Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab atas Kasus Kanjuruhan

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya