Advertisement

Sama-sama Ramah Lingkungan, Pilih Menstrual Cup atau Pembalut Kain?

08 January 2025 12:43 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi menstrual cup dan pembalut kain. (Unsplash/Reproductive Health Supplies Coalition) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Saat ini, telah banyak opsi alat tampung darah menstruasi yang ramah lingkungan. Mulai dari menstrual cup hingga pembalut kain, masing-masing meraih popularitasnya sendiri di berbagai kalangan.

Bagi kamu yang baru ingin memulai perjalanan ramah lingkungan dengan beralih dari pembalut sekali pakai ke opsi lainnya yang lebih berkelanjutan, tetapi masih bingung harus memilih menstrual cup atau pembalut kain, tak perlu khawatir. Berikut kami rangkum perbandingan antara keduanya, disertai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Perbedaan menstrual cup dan pembalut kain

Menstrual cup dan pembalut memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk menampung darah selama periode menstruasi.

Menstrual cup terbuat dari silikon atau karet yang berbentuk seperti cangkir atau kerucut. Alat ini bekerja dengan cara mengunci di dinding vagina dan menampung darah yang mengalir.

Cara penggunaannya adalah dimasukkan langsung ke dalam vagina. Mestrual cup banyak dilirik karena dianggap praktis, sebab dapat terus digunakan hingga 12 jam.

Sementara itu, pembalut kain tidak jauh berbeda dengan pembalut sekali pakai yang banyak dijumpai di pasaran. Bedanya, pembalut kain terbuat dari kombinasi bahan penyerap cairan dengan kain biasa, membuatnya dapat dipakai ulang.

Seperti pembalut biasa, pembalut kain digunakan dengan ditempelkan pada celana dalam. Pembalut perlu diganti secara berkala, biasanya setiap 3-4 jam, tergantung derasnya aliran darah.

Kelebihan dan kekurangan menstrual cup

Kelebihan

Salah satu kelebihan utama dari menstrual cup adalah daya tahannya yang luar biasa. Produk ini dapat digunakan selama bertahun-tahun dengan perawatan yang tepat. Beberapa produk menstrual cup dapat bertahan hingga 10 tahun.

Dari sisi kenyamanan, menstrual cup dapat dipakai selama 12 jam sebelum perlu dikosongkan, memungkinkan daya serap yang lebih besar dengan risiko kebocoran yang lebih kecil. Selain itu, karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya, menstrual cup cenderung lebih bersih dan tidak menyebabkan iritasi yang sering dialami dengan pembalut.

Kapasitas penampungan dari menstrual cup juga menjadi salah satu kelebihannya. Menstrual cup dapat menampung lebih banyak darah dibandingkan dengan pembalut, sehingga cocok digunakan pada hari-hari dengan aliran darah yang lebih banyak.

Kekurangan

Meskipun memiliki banyak kelebihan, menstrual cup juga memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah risiko iritasi dan infeksi.

Pengguna menstrual cup memerlukan kebersihan ekstra dalam penggunaannya. Jika tidak dibersihkan dengan benar, ada risiko infeksi jamur atau bakteri yang dapat muncul akibat bakteri yang dipindahkan dari tangan saat memasang atau melepasnya.

Proses penggunaan menstrual cup juga bisa menjadi tantangan bagi beberapa orang. Memasukkan dan mengeluarkan cup memerlukan teknik dan ketelitian yang cukup tinggi. Jika tidak hati-hati, darah dapat berceceran saat mengeluarkan cup, yang dapat membuat prosesnya menjadi berantakan dan tidak nyaman.

Meskipun hal ini jarang terjadi, penggunaan menstrual cup juga berpotensi memunculkan komplikasi seperti Toxic Shock Syndrome (TSS). TSS dapat terjadi jika produk tidak dibersihkan dengan baik atau digunakan secara tidak tepat. Oleh karena itu, kamu perlu paham betul cara penggunaan dan perawatan menstrual cup

Terakhir, menstrual cup umumnya dijual dengan harga yang cukup mahal, sehingga mungkin tidak terjangkau oleh sebagian kalangan.

Kelebihan dan kekurangan pembalut kain

Kelebihan

Salah satu keuntungan terbesar dari pembalut kain adalah kemudahan dalam penggunaannya. Kamu cukup menempelkan pembalut pada celana dalam sebagaimana pembalut pada umumnya.

Pembalut kain juga sangat awet sehingga dapat terus digunakan selama bertahun-tahun. Dengan demikian, kamu tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli pembalut sekali pakai setiap bulannya.

Dari segi harga, pembalut kain umumnya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan menstrual cup.

Kekurangan

Kekurangannya jika dibandingkan dengan menstrual cup, pembalut kain memiliki keterbatasan daya tahan karena harus diganti secara berkala, terutama saat aliran darah sedang deras-derasnya.

Selain itu, penggunaan pembalut kain juga dapat menimbulkan risiko iritasi pada kulit, terutama jika tidak diganti secara rutin.

Pnggunaan pembalut yang tidak tepat juga dapat menimbulkan bau tidak sedap dan, lagi-lagi, meningkatkan risiko infeksi jika tidak diperhatikan kebersihannya.

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari menstrual cup dan pembalut, kamu bida menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement