Shalat berjamaah merupakan salah satu ibadah yang memiliki keutamaan yang sangat tinggi dalam Islam. Namun bagi sebagian orang sholat berjamaah terkadang diaras berat lantaran dikejar pekerjaan dan keperluan mendesak.
Jika merujuk pada hukum Fiqih shalat jamaah hukumnya sunah mu’akkad. Hal ini seperti penjelasan dalam kitab Kifayatul Akhyar karya Imam Taqiyuddin Abi Bakr bin Muhammad al-Husaini.
Perbedaan hukum shalat secara jamaah ada kalanya disesuaikan dengan jenis shalat itu sendiri. Misalnya dalam shalat Jumat hukumnya wajib bagi laki-laki, sunah muakkad jika itu shalat lima waktu, dan sebagainya.
Dalil Melaksanakan Sholat Berjamaah
Mengutip dari laman NU Online dalil yang menjadi dasar sholat jamaah adalah surat al-Nisa’ ayat 102:
وَإِذَا كُنْتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ الصَّلَاةَ فَلْتَقُمْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ مَعَكَ
Artinya: Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu.
Kata فَلْتَقُمْ yang artinya ‘maka hendaklah berdiri (shalat)’ dijadikan dalil diperintahkannya shalat secara berjamaah.
Menurut banyak hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW, shalat berjamaah memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar dibandingkan shalat yang dilakukan sendiri. Ini menjadi salah satu alasan utama mengapa umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan shalat berjamaah kapan pun memungkinkan.
Keutamaan dan Manfaat Sholat Berjamaah
Salah satu keutamaan shalat berjamaah adalah pahala yang dilipatgandakan. Berdasarkan hadits riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda
صلاة الجماعة أفضل من صلاة الفذ بسبع وعشرين درجة
Artinya: "Shalat berjamaah lebih utama 27 derajat dibanding shalat sendirian." (HR. Bukhari dan Muslim).
Keutamaan lain dari shalat berjamaah adalah umat yang melaksanakan ibadah ini akan didoakan oleh malaikat. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa ketika seorang muslim melaksanakan shalat di masjid, malaikat akan mendoakannya selama ia berada di tempat sholat. Berikut adalah hadistnya
إِذَا قال اْلإِمَامُ (غَيْرِ اْلمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَالضّآلّين) فَقُوْلوُا : آمين, فَإِنَّهُ مِنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلُ اْلمَلاَئِكَةِ غَفِرَ لَهُ ماَتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ -- رواه البجارى و مسلم
Artinya “Jika imam mengucapkan “Ghoiril maghdhubi ‘alaihim waladhdholliin”, maka ucapkan amin, karena sesungguhnya siapa yang mengucapkan amin bersamaan dengan ucapan malaikat maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Sementara salah satu manfaat langsung dari shalat berjamaah adalah pengampunan dosa. Mereka yang mengerjakan shalat berjamaah dengan penuh keikhlasan akan diampuni dosa-dosanya.
Hal ini dikuatkan dengan sabda Rasulullah SAW bahwa Allah akan mengampuni dosa setiap orang yang melakukan wudhu dengan baik, kemudian pergi untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid.
Manfaat lainnya dari sholat berjama’ah adalah mengembangkan disiplin dan berakhlak mulia. Sholat berjama’ah mengajarkan disiplin seorang makmun senantiasa mengikuti gerakan imam dan berada di belakang imam.
Hal ini tentu membiasakan melatih kedisiplinan dalam kehidupan seseorang, menghilangkan ego, perbedaan dan dengan penuh kerendahan hati patuh dan taat pada pimpinannya, yaitu imam.” Rosulullah bersabda :
اِنَّمَاجُعِلَ اْلإِمَامُ لِيُؤْتَمٌ بِهِ, فَلاَ تَحْتَلِفُ عَلَيْهِ, وَإِذَا كَبُرَ فَكَبِّرُوْا وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوْا وَإذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوْا وَإذَا صَلّىَ جَالِسًا فَصَلّو جُلُوْساً أجْمَعِيْنَ
Artinya: Manfaat dari sholat berjama’ah adalah tumbuhnya persaudaraan, kasih sayang dan persamaan.
