Shava Warangga berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025 di Stadion Madya Atletik Sumatera Utara, Minggu (16/11) sore. Atlet asal Jawa Tengah tersebut meraih medali emas di nomor 100 meter. Dengan jerih payahnya, ia berhasil mencatatkan waktu impresif 12,19 detik.
Kemenangan ini tidak hanya menegaskan kemampuannya sebagai sprinter handal, tetapi juga mencerminkan perkembangan atletik Indonesia di pentas Asia Tenggara.
Bersama rekannya, Danselina Tauru, yang meraih medali perunggu dengan catatan waktu 12,38 detik, Shava menunjukkan dominasi Indonesia dalam nomor sprint putri. Momen kemenangan itu pun menjadi puncak dari kerja keras dan dedikasi yang telah dilalui oleh keduanya selama masa persiapan kompetisi.
Ditemui awak media usai perlombaan, Warangga mengaku pencapaian ini diluar ekspektasinya. Apalagi, ia baru saja tampil di ajang Popnas Oktober lalu.
"Jujur tidak menyangka bisa berada di titik ini. Persiapan cukup banyak drama dan tekanan, tapi Alhamdulillah semua bisa teratasi," ujarnya kepada wartawan usai lomba, Minggu (16/11) dilansir dari laman RRI.
Ia juga menyebut persaingan pada ajang kejuaraan atletik tingkat Asia Tenggara ini sangat kompetitif. Pasalnya, para atlet dari negara lain tampil cepat dan memberikan tekanan sejak start.
"Lawannya di sini sangat gesit dan sama-sama kencang. Yang penting tetap enjoy, fokus, dan ingat dukungan orang tua, teman, serta pelatih. Itu jadi motivasi,” imbuhnya.
Kedepannya, Shava Warangga berambisi besar untuk memperluas jangkauan karirnya di dunia atletik. Ia menyatakan keinginannya untuk mengikuti kejuaraan dunia atletik dan bercita-cita tampil di Asian Games 2026 yang akan diadakan di Jepang.
"Ke depan saya ingin ikut kejuaraan dunia atletik, dan tahun depan ingin sekali ikut Asian Games di Jepang," pungkasnya.
Perjalanan Karir Shava Warangga
Shava Warangga adalah nama yang kini menjadi sorotan dalam dunia atletik Indonesia. Ia merupakan sprinter muda dengan kemampuan luar biasa di nomor lari cepat. Selama karirnya, Shava menunjukkan perkembangan yang signifikan dan sering kali menjadi pemenang dalam berbagai ajang kompetisi.
Shava saat ini masih mengenyam pendidikan di kelas XI SMA di Kota Semarang. Meskipun usianya terbilang muda, ia telah meraih banyak penghargaan dan medali.
Awal mula perjalanan karir Shava Warangga dimulai dari ketertarikan dan bakatnya dalam olahraga lari sejak usia muda. Berasal dari Kota Semarang, ia mengasah skill-nya di berbagai kompetisi lokal sebelum kemudian mendapat perhatian di tingkat nasional.
Pengalaman pentingnya di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) menjadi awal yang signifikan bagi karirnya. Di Popnas, Shava berhasil merebut medali emas di nomor lari 100 meter, yang semakin memupuk keyakinan dan motivasinya untuk terus berprestasi.
Selama perjalanan karirnya, Shava menghadapi berbagai tantangan. Baik dari sisi fisik, seperti cedera dan kelelahan, maupun mental, seperti tekanan dari harapan publik dan kompetisi yang semakin ketat. Namun, dengan sikap mental yang kuat dan dedikasi yang tinggi, ia berhasil mengatasi rintangan tersebut.