Advertisement

Sinopsis dan Jadwal Tayang The Ugly Stepsister: Saat Cinderella Dikemas Ulang Lewat Body Horror

27 May 2025 13:00 WIB

thumbnail-article

Potongan adegan dalam film "The Ugly Stepsister". Sumber: IMDb.

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Film body horror asal NorwegiaThe Ugly Stepsister dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 28 Mei 2025. Film garapan Emilie Blichfeldt ini mengusung konsep yang berbeda dari kisah klasik Cinderella, dengan sentuhan body horror dan komedi gelap yang akan menghantui pikiran penonton.

Sinopsis The Ugly Stepsister

Dalam The Ugly Stepsister, perhatian utama tidak lagi pada Cinderella yang baik hati, melainkan pada Elvira (Lea Myren), saudara tiri yang selama ini selalu dipandang buruk.

Elvira terjebak dalam bayang-bayang kecantikan kakaknya, Agnes (Thea Sofie Loch Næss). Sebagaimana dalam cerita yang telah dikenal luas, saudara tiri buruk rupa melakukan segala cara untuk memenangkan hati sang pangeran yang tengah mencari permaisuri.

Kisah ini menggali lebih dalam bagaimana harapan dan tekanan untuk tampil cantik dapat membentuk nasib seorang perempuan. Elvira, yang mendambakan cinta dan pengakuan, terjebak dalam perjuangan di mana setiap usaha untuk menjadi cantik justru membawa kehampaan dan penderitaan.

Film ini menentang narasi klasik dalam dongen Cinderella yang menekankan keindahan sebagai kunci kebahagiaan. Sebaliknya, The Ugly Stepsister menyoroti bagaimana obsesi terhadap kecantikan dapat membuat seseorang melakukan tindakan yang ekstrim.

Kecantikan dalam film ini tidak lagi dianggap sebagai anugerah, melainkan sebagai kutukan yang membebani perempuan. Elvira harus berjuang melawan standar kecantikan yang tidak realistis. Selain berhadapan dengan rasa tidak percaya diri, ia juga harus melakukan tindakan mengerikan demi mencapai harapan tersebut.

Elemen horor dalam The Ugly Stepsister

Emilie Blichfeldt menggabungkan elemen horor dengan cerita dongeng, menjadikan The Ugly Stepsister sebagai film body horror yang dapat menggugah pikiran dan perasaan penonton. Lewat rangkaian visual yang mengerikan, penonton diajak untuk merenungkan betapa ekstremnya upaya untuk mencapai kesempurnaan fisik dalam dunia yang terobsesi dengan penampilan.

Elvira menjalani berbagai transformasi fisik yang mengerikan untuk memikat perhatian Pangeran Julian. Melalui rangkaian prosedur bedah yang mengerikan, penonton akan diperlihatkan bagaimana Elvira mengorbankan tubuhnya demi mencapai cita-citanya. Penggambaran ini tidak hanya membuat merinding, tetapi juga menjadi cerminan dari betapa berbahayanya tuntutan sosial yang dihadapi wanita.

Tema kecantikan dan penilaian sosial

Film ini membuka dialog tentang standar kecantikan yang kaku dan tidak manusiawi. Dengan memperlihatkan ritual-ritual menyakitkan yang dilalui Elvira, sutradara menyoroti biaya emosional dan fisik yang dibayar banyak wanita demi memenuhi harapan masyarakat yang sering kali tidak realistis.

Setiap transformasi fisik yang dilakukan Elvira membawa dampak mendalam pada kesehatan mentalnya. Penderitaan yang dialaminya karena tuntutan untuk tampil cantik menjadi cerminan dari tekanan sosial yang lebih besar yang dihadapi wanita dalam dunia yang dibangun atas dasar penilaian penampilan.

The Ugly Stepsister menjadi kritik tajam terhadap hierarki kecantikan dalam masyarakat. Dengan mengangkat tema feminis melalui lensa horor, film ini menciptakan narasi yang mendalam, mengajak penonton untuk merenungkan bagaimana kerapuhan dan kekuatan dapat beriringan dalam perjuangan untuk mendapatkan cinta dan pengakuan di tengah dunia yang terobsesi dengan penampilan.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement