Almarhum merupakan film horor Indonesia terbaru yang sedang tayang di bioskop sejak 9 Januari 2025. Film ini mengungkap mitos kematian di hari tertentu yang dianggap sakral menurut budaya di Indonesia. Sebelum menonton, berikut sinopsis film Almarhum.
Film Almarhum disutradarai oleh Adhe Dharmastriya dengan menggandeng Evelyn Afnilia sebagai penulisnya. Diketahui Adhe sendiri telah menyutradarai film seperti Bangsal Isolasi (2024), Iblis dalam Kandungan (2022), dan Modus (2016).
Film berdurasi 103 menit ini telah dirilis pada 9 Januari 2025. Pemutaran film akan berlangsung di bioskop Indonesia seperti XXI, CGV, dan Cinepolis.
Lantas, bagaimana alur cerita Almarhum? Simak sinopsisnya berikut ini!
Sinopsis Film Almarhum
Cerita film Almarhum berfokus pada tragedi yang menimpa keluarga Nuri (Ratu Sofya) setelah kematian tragis ayah mereka, Mulwanto (Rukman Rosadi). Ayahnya meninggal tepat pada malam Selasa Kliwon.
Menurut kepercayaan, kematian di hari tersebut dipercaya mengandung malapetaka yang dapat menjangkiti anggota keluarga yang masih hidup. Tak tanggung-tanggung, malapetakan ini juga dapat mengakibatkan keluarganya meninggal.
Keluarga yang tersisa berjuang untuk melindungi diri mereka dari ancaman tersebut dengan menjalani rangkaian ritual yang diminta. Namun, Wisesa (Dimas Aditya) anak tertua dan seorang dokter menolak untuk berpartisipasi dalam ritual tersebut.
Ia lebih memilih untuk menemani ibunya, Rahmi (Nova Eliza) yang masih dalam keadaan shock. Ketidakpercayaan Wisesa membuat situasi semakin rumit, di mana Nuri dan adiknya, Yanda (Alzi Markers) mengalami serangkaian kejadian aneh dan menyeramkan.
Dalam usaha mencari kebenaran di balik mitos dan ritual yang ada, mereka harus menghadapi tantangan fisik dan psikologis. Penjelajahan mereka dalam mencari pemahaman mengenai latar belakang kematian ayahnya membawa ke titik-titik gelap yang penuh misteri.
Secara umum, film ini menggali dalam tema kematian yang terikat kuat dengan kebudayaan lokal, terutama kepercayaan masyarakat Jawa tentang hari Selasa Kliwon.
Dalam tradisi tersebut, Selasa Kliwon dianggap memiliki aura mistis. Kematian yang terjadi pada hari tersebut bukan sekadar kehilangan, tetapi juga bisa menjadi peristiwa yang merambat ke anggota keluarga lainnya.
Elemen horor dan religi berpadu dalam alur cerita memungkinkan penonton merasakan ketegangan yang lebih dalam.
Dengan memasukkan aspek ritual, film ini tidak hanya menghadirkan ketakutan dari elemen supranatural, tetapi juga mencerminkan bagaimana kepercayaan dan tradisi memengaruhi perilaku dan emosi karakter.
Dampak psikologis terhadap karakter menjadi salah satu sorotan penting dalam film ini, di mana masing-masing karakter harus berhadapan dengan ketakutan dan trauma setelah kehilangan.
Pembukaan dengan kematian Mulwanto menjadi jembatan bagi narasi yang mengeksplorasi pengaruh mitos dapat menciptakan ketegangan dalam dinamika keluarga.
Dapatkah Nuri sekeluarga dapat menghentikan teror yang terjadi setelah ayahnya meninggal? Temukan jawabannya dalam film Almarhum yang sedang tayang di bioskop seluruh Indonesia!
