The Purge merupakan sebuah film bergenre horor laga yang digarapan oleh sutradara James DeMonaco, yang juga menulis naskahnya mengisahkan tentang aturan negara Amerika yang melegalkan aksi kejahatan selama 12 jam.
Film ini dibintangi sederet bintang seperti Ethan Hawke, Lena Headey, Max Burkholder, Adelaide Kane, dan Rhys Wakefield.
The Purge menjadi awal dari waralaba dengan judul yang sama kemudian berkembang ke beberapa sekuel dan serial TV. Proyek ini diproduksi oleh Blumhouse Productions, studio yang dikenal lewat berbagai film horor garapannya seperti Insidious, Paranormal Activity, dan Get Out.
Film ini pertama kali tayang di Stanley Film Festival pada 2 Mei 2013, dan dirilis secara luas di Amerika Serikat pada 7 Juni 2013 oleh Universal Pictures. Dengan biaya produksi sebesar $3 juta, film ini sukses besar dengan pendapatan sebesar $91 juta.
Sinopsis The Purge
Film "The Purge" menyajikan sebuah konsep yang sangat kontroversial dengan menggambarkan malam di mana semua tindak kriminal, termasuk pembunuhan, dilegalkan selama periode 12 jam.
Malam tanpa hukum ini dikenal sebagai "Malam Penebusan" atau The Purge Night. Konsep ini dikembangkan dalam latar belakang pemerintahan Amerika Serikat yang baru, di mana mereka memutuskan untuk mengizinkan semua kejahatan demi menciptakan masyarakat yang lebih aman.
Pemerintah beralasan bahwa The Purge diciptakan untuk mengurangi tingkat kejahatan yang cukup amrak terjadi di Ameikka. Mereka berpendapat bahwa dengan memberikan kesempatan kepada rakyat untuk melampiaskan kemarahan dan kekerasan dalam jangka waktu tertentu, masyarakat akan dapat kembali dengan perilaku yang lebih baik di luar malam itu.
Di dalam film, fokus cerita diarahkan kepada keluarga Sandin yang terdiri dari James, Mary, Zoey, dan Charlie. Keluarga ini dikenal sebagai keluarga kaya yang berbisnis dalam sistem keamanan rumah yang canggih untuk melindungi diri mereka pada malam Purge.
Mereka tinggal tinggal dipinggiran kota Amerika, James Sandin, yang diperankan oleh Ethan Hawke, merupakan pendiri perusahaan keamanan yang menyediakan teknologi untuk memproteksi rumah dari ancaman luar.
Mereka memiliki sistem keamanan yang sangat canggih yang memungkinkan mereka untuk mengawasi kondisi luar rumah. Dengan adanya pengawasan yang ketat, mereka merasa yakin dapat mengatasi tantangan apa pun yang muncul selama malam Purge. Namun, rasa aman ini mulai runtuh seiring bertambahnya ketegangan pada malam itu.
Situasi yang awalnya tampak terkendali dan aman dengan cepat berubah menjadi ketegangan yang memuncak. Ketika anak mereka, Charlie, mengambil keputusan impulsif untuk membantu seorang pria terluka yang meminta perlindungan ke rumah mereka.
Keputusan tersebut memicu masalah yang jauh lebih besar. Keluarga ini harus menghadapi serangan dari sekelompok penjahat bertopeng yang mengejar pria tersebut.
Film "The Purge" merupakan cerminan dari tempat di mana tujuan politik dan moralitas bertabrakan, menghadirkan momen-momen ketegangan dan refleksi yang mendalam. Penonton tidak hanya disuguhkan dengan momen menakutkan, tetapi juga dipaksa untuk berpikir kritis tentang apa yang terjadi ketika batasan moral diabaikan.
