Advertisement

Skak Studios Umumkan Dua Film Baru, Tayang 2025-2026

11 December 2024 16:21 WIB

thumbnail-article

Skak Studios saat mengumumkan dua film terbarunya, "FOuFO" dan "Expedisi" di JAFF Market, Jogja Expo Center, Yogyakarta, Selasa (3/12/2024). (Instagram/@skakstudios) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Rumah produksi Skak Studios milik Bayu Skak mengumumkan dua judul film terbarunya yang akan dirilis pada tahun 2025 dan 2026. 

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Bayu Skak di pasar film Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market di Yogyakarta. 

"Skak Studios berkolaborasi dengan Sinemart memperkenalkan dua judul yaitu FOuFO dan Expedisi," ungkap Bayu dalam unggahan di Instagram pada Jumat (6/12/2024). 

Film FOuFO mengangkat genre komedi dibalut fiksi sains, sedangkan Expedisi akan menjadi film bergenre komedi horor.

Usung premis yang unik

Film FOuFO mengusung premis yang unik dan menarik, yakni tentang sebuah piring terbang alias UFO milik alien yang mendarat di Madura. 

Sementara itu, Expedisi bercerita tentang sekelompok mahasiswa yang menjalankan bisnis event organizer (EO), tetapi gagal dan bangkrut. Akhirnya, para pelajar yang hampir drop out (DO) itu memutuskan untuk banting setir menjadi pembuat dokumenter hal-hal klenik. 

Lili Sunawati selaku produser mengungkapkan proses pembuatan kedua film saat ini baru memasuki tahap pengembangan karakter dan skenario. 

"Karakternya udah ditentuin, orangnya kira-kira seperti apa perawakannya, umurnya, semuanya," jelasnya. 

Terkait pemilihan cast, Bayu menyebut nantinya akan membuka audisi casting kecil-kecilan, dengan penentuan pemeran sesuai dengan gambaran karakter yang telah dibuat. 

"Standarnya, orangnya harus cerewet. Jadi, kalian upayakan secerewet mungkin," ujar Bayu memberikan bocoran tentang tipe karakter yang dicari. 

Rencananya, film FOuFO dan Expedisi akan mulai syuting usai Lebaran tahun depan. 

Gandeng aktor lokal

Untuk menjaga otentisitas karakter, terutama pada film FOuFO yang berlatar di Madura, Bayu menegaskan akan menggunakan aktor yang berasal dari daerah tersebut. Dengan demikian, penonton tak perlu risau soal keaslian dialek Madura yang nantinya akan muncul dalam film FOuFO. 

Bayu Skak selama ini memang dikenal sebagai sutradara yang selalu mempertahankan lokalitas dalam karya-karyanya, terutama dari segi dialek dan budaya. Hal ini tecermin dalam film-film garapannya yang selalu menggandeng talenta lokal, seperti dalam seri Yowis Ben hingga filmnya yang teranyar, Sekawan Limo

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement