Advertisement

Sleep Divorce: Manfaat Tidur Terpisah Bagi Pasangan

09 January 2025 05:20 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi pasangan. (Pixabay/sasint) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Pasangan yang tidur terpisah tidak selalu menandakan ketidakharmonisan dalam hubungan. Faktanya, tidur terpisah dapat membuat hubungan menjadi lebih langgeng.

Apalagi, tren tidur terpisah dengan pasangan atau "sleep divorce" telah semakin diterima di kalangan masyarakat. Survei American Acedemy of Sleep Medicine (AASM) menunjukkan lebih dari sepertiga responden tidur terpisah dengan pasangannya. Sebagian hanya kadang-kadang, sementara sebagian lainnya konsisten.

Alasan tidur terpisah dengan pasangan

Ada banyak alasan yang mendasari pilihan pasangan untuk tidur terpisah, salah satunya yakni perbedaan pola tidur. Tak jarang, seseorang memiliki kebiasaan tidur di malam hari, sedangkan pasangannya lebih suka begadang.

Kesenjangan ini dapat menyebabkan terganggunya kualitas tidur salah satu pihak. Misalnya, seseorang yang tidur lebih awal mungkin terganggu oleh kebisingan saat pasangan mereka masih terjaga.

Kualitas tidur yang terganggu akibat kebiasaan buruk pasangan seperti mendengkur atau gerakan berlebihan saat tidur juga bisa menjadi faktor penyebab.

Kemudian, seiring dengan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, banyak pasangan yang merasa berhak untuk memiliki ruang pribadi. Tidur terpisah memungkinkan masing-masing individu untuk mendapatkan waktu sendiri, tanpa perlu merasa tertekan atau terpaksa untuk menjalani rutinitas yang tidak nyaman di dekat pasangan.

Manfaat tidur terpisah bagi pasangan

Meski terdengar tak lazim, tidur terpisah memiliki sejumlah manfaat yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasangan, mulai dari meningkatkan kualitas tidur, menjaga kesehatan mental, hingga meningkatkan gairah seksual.

1. Meningkatkan kualitas tidur

Tidur yang lebih berkualitas adalah salah satu manfaat utama dari tidur terpisah. Tanpa adanya gangguan dari suara dengkuran atau kebiasaan tidur buruk pasangan, seseorang dapat mengalami tidur yang lebih nyenyak.

Hal ini bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental, yang pada gilirannya akan mendukung hubungan yang lebih harmonis.

2. Mengurangi stres dan ketegangan

Tidur terpisah dapat mengurangi potensi konflik dan ketegangan. Kurang tidur dapat menyebabkan seseorang merasa lebih mudah tersinggung, sehingga ada kemungkinan lebih banyak pertengkaran antara pasangan.

Dengan tidur terpisah, pasangan dapat memiliki lebih banyak waktu untuk menenangkan diri, yang berdampak positif saat berdiskusi atau menyelesaikan masalah saat terbangun.

3. Mempertahankan kesehatan mental

Kualitas tidur yang baik sangat berkontribusi terhadap kesehatan mental yang optimal. Tidur terpisah, jika diperlukan, dapat membantu menjaga kesehatan mental seseorang.

Dampaknya, risiko penyakit yang berhubungan dengan kurang tidur seperti depresi, kecemasan, dan stress yang berkepanjangan juga dapat berkurang.

4. Meningkatkan keintiman

Meski tidak lagi satu ranjang, bukan berarti kehidupan seksual pasangan yang tidur terpisah lantas berakhir. Faktanya, tidur terpisah dari pasangan justru dapat meningkatkan kedekatan secara emosional.

Seseorang akan lebih bersemangat saat bertemu dengan pasangannya setelah menghabiskan cukup banyak waktu sendirian di kamar terpisah. Hasilnya, akan muncul banyak momen intim dalam hubungan.

Kapan tidur terpisah diperlukan?

Tidur terpisah tentu bukan solusi untuk semua pasangan. Oleh sebab itu, enting bagi pasangan untuk mencari tahu kapan hal ini diperlukan.

Pertimbangan kesehatan secara keseluruhan

Sebelum memutuskan untuk tidur terpisah, sangat penting untuk mempertimbangkan kesehatan secara keseluruhan. Apakah kebiasaan tidur pasangan menjadi masalah kesehatan yang lebih besar, seperti sleep apnea yang menyebabkan mendengkur? Jika iya, berkonsultasi dengan profesional kesehatan mungkin merupakan langkah yang lebih baik.

Diskusi terbuka antara pasangan

Komunikasi terbuka sangat penting dalam hubungan. Pasangan perlu duduk dan berbicara tentang alasan dibalik keinginan untuk tidur terpisah. Selain akanmemperkuat hubungan, hal ini juga akan membantu menemukan solusi lain untuk masalah tidur.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement