Beberapa waktu lalu, warganet dibuat kesal dengan ulah seorang penumpang kereta api yang menggunakan stop kontak di kereta untuk catokan rambut.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memang menyediakan fasilitas stop kontak atau colokan listrik di setiap bangku.
Namun, penggunaan stop kontak ini terbatas hanya untuk beberapa perangkat karena alasan tertentu. Tak heran jika warganet marah ketika melihat fasilitas ini disalahgunakan.
Lantas, perangkat atau peralatan apa saja yang boleh dicolokkan ke stop kontak di kereta api?
Aturan penggunaan stop kontak di kereta api
PT KAI mengatur penggunaan stop kontak yang tersedia di setiap kursi kereta api hanya untuk mengisi daya gadget, seperti handphone, tablet dan laptop.
Penggunaan stop kontak dilarang keras untuk alat elektronik rumah tangga yang memiliki daya besar. Hal ini dikarenakan alat-alat tersebut dapat menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan kereta.
KAI menegaskan, hanya perangkat yang tidak mengkonsumsi banyak daya yang diperbolehkan terhubung ke stop kontak.
Sebab, daya besar yang digunakan secara bersamaan oleh beberapa penumpang dapat berpotensi mengganggu fungsi kelistrikan kereta secara keseluruhan.
Selain itu, hal ini dapat mengganggu penumpang lainnya serta membahayakan keselamatan saat perjalanan berlangsung.
Contoh penyalahgunaan stop kontak
Menanak nasi
Sejumlah penumpang kereta api kedapatan menggunakan stop kontak untuk menanak nasi. Aktivitas ini jelas melanggar aturan yang telah ditetapkan, dan dapat mengganggu penumpang lain yang ingin memanfaatkan stop kontak untuk keperluan mengisi daya gadget.
Menyalakan kipas angin portable
Terdapat juga laporan mengenai penumpang yang menggantungkan kipas angin portable di atas kursi, yang juga memanfaatkan stop kontak untuk mendapatkan daya listrik. Kegiatan ini tidak hanya membahayakan, tetapi juga mengganggu kenyamanan penumpang lain yang mungkin melakukan perjalanan di dalam kereta.
Mencatok rambut
Penggunaan catokan rambut di kereta menjadi salah satu contoh yang viral di media sosial. Penggunaan alat ini bisa berbahaya dan sangat tidak dianjurkan, karena selain berpotensi merusak fasilitas, juga dapat menciptakan ketidaknyamanan bagi penumpang lainnya.
Baca Juga:5 Tips Mengatasi Rasa Takut Naik Pesawat
Cara melaporkan penyalahgunaan stop kontak di kereta
Kontak petugas kereta
Jika seseorang menjumpai penumpang yang menyalahgunakan stop kontak di kereta, mereka dapat segera menghubungi petugas kondektur. Nomor ponsel petugas kondektur biasanya tertera di dinding kereta agar penumpang dapat menghubungi dengan mudah.
Menggunakan media sosial
KAI juga menyediakan saluran komunikasi melalui media sosial bagi penumpang yang ingin menyampaikan keluhan. Penumpang dapat mengirimkan direct message (DM) untuk menginfokan kode booking-nya kepada contact center KAI. Cara ini dapat dilakukan untuk melaporkan berbagai isu yang dialami selama perjalanan, termasuk penyalahgunaan stop kontak.
Nomor yang dapat dihubungi
KAI menyediakan beberapa nomor yang dapat dihubungi untuk pengaduan dan pertanyaan. Nomor WhatsApp 08111-2111-121 dan telepon 121 adalah saluran resmi untuk membantu penumpang yang membutuhkannya.
Imbauan untuk penumpang
Menjaga ketertiban dan kenyamanan
KAI menghimbau semua penumpang untuk menjaga ketertiban di dalam kereta agar perjalanan tetap nyaman. Faktor kenyamanan tidak hanya tergantung pada fasilitas, tetapi juga pada sikap dan perilaku penumpang itu sendiri.
Menghormati sesama penumpang
Setiap penumpang diharapkan untuk saling menghormati dan menghargai, menjaga situasi yang harmonis di dalam kereta. Menghargai hak orang lain untuk mendapatkan kenyamanan juga merupakan tanggung jawab bersama.
Pentingnya mematuhi aturan
Mematuhi aturan yang telah ditetapkan adalah kunci untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan semua penumpang.
Dengan menerapkan kebijakan yang bijak terhadap penggunaan stop kontak, semua orang dapat menikmati perjalanan kereta api dengan lebih aman dan nyaman.
