Update Arus Mudik Lebaran 2024: Puncak Arus Mudik di 4 Gerbang Tol Telah Terlewati

9 April 2024 18:04 WIB

Narasi TV

Gerbang Tol Cikampek Utama, salah satu jalur utama mudik Lebaran 2024. (Sumber: Jasa Marga via ANTARA)

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Volume lalu lintas arus mudik melalui empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), GT Cikampek, dan GT Kalihurip Utama (arah Timur) telah mencapai puncaknya pada Sabtu (6/4) dengan jumlah kendaraan sebanyak 255.634, meningkat 65 persen dari kondisi normal dan turun 1,3 persen dibandingkan puncak mudik Lebaran 2023.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menyatakan bahwa puncak mudik tahun ini lebih rendah dari tahun sebelumnya karena distribusi lalu lintas tidak terpusat pada satu tanggal tertentu.

Namun demikian, secara total, volume lalu lintas di empat gerbang tol utama tetap mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dia mengungkapkan bahwa ada perubahan pola perjalanan mudik yang berbeda dari tahun sebelumnya, dengan waktu perjalanan favorit terjadi pada malam hari (mulai pukul 22.00 hingga 01.00 WIB) dan pagi hari (mulai pukul 06.00 sampai 11.00 WIB).

“Yang berbeda di tahun ini, dengan peningkatan volume lalu lintas secara total sebesar 2,2 persen dari periode yang sama tahun lalu, kami melihat adanya lalu lintas yang terdistribusi merata sejak H-7 artinya imbauan pemerintah untuk mudik lebih awal telah diikuti oleh masyarakat. Dengan adanya distribusi lalu lintas yang merata, relatif kinerja kelancaran arus mudik terjaga," ujar Subakti dilansir dari Antara.

Upaya pemberlakuan potongan tarif tol dan sosialisasi untuk mendorong masyarakat mudik lebih awal turut membantu dalam mendistribusikan lalu lintas secara merata. Kecepatan rata-rata perjalanan dari Jakarta hingga Semarang pada puncak mudik meningkat menjadi 67 km/jam, naik 12,5 persen dari tahun sebelumnya.

Hingga H-2 Hari Raya Idul Fitri 1445 H (8 April 2024), sekitar 628 ribu kendaraan belum melakukan perjalanan mudik, mencakup 33 persen dari total prediksi kendaraan yang melintasi empat gerbang tol utama. 

Kendaraan yang belum melaksanakan perjalanan ini diperkirakan akan tersebar hingga H+2 Hari Raya Idulfitri atau Kamis, 11 April 2024.

Jasa Marga akan terus berupaya untuk menjaga kinerja lalu lintas dengan mengurangi kepadatan di beberapa titik, dengan mengacu pada Volume per Capacity Ratio (VCR) sebesar 0,7. Mereka juga berkomitmen untuk menjaga kecepatan rata-rata minimal 40 km/jam, tidak hanya di Jalan Tol Jakarta-Cikampek tetapi juga hingga Semarang.

Kerja sama dan sinergi antara para pemangku kepentingan seperti Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Badan Usaha Jalan Tol lainnya sangat penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas selama periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

"Kami juga terus mengikuti dan mengevaluasi data real time sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang tepat," tambah Subakti.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR