Advertisement

Waspada! Ini 5 Makanan Penyebab Kanker yang Harus Dihindari

15 April 2026 23:22 WIB

thumbnail-article

Gorengan Sumber: Freepik.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Kanker menjadi masalah serius yang ditakuti banayk orang, selain karena faktor aktor genetik, gaya hidup, makanan yang dikonsumsi juga menjadi salah satu penyebab kanker.

Dari data dari World Health Organization (WHO), kanker menjadi penyebab hampir 10 juga kematian setiap tahunnya. Hal ini menjadikan kanker sebagai salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di dunia.

Berikut adalah daftar adalah makanan penyebab kanker yang perlu Anda ketahui dan hindari

Daging Olahan

Daging olahan adalah salah satu jenis makanan yang sering menjadi perhatian dalam konteks kesehatan. Makanan ini, yang mencakup sosis, ham, dan kornet, biasanya mengandung pengawet dan garam tinggi.

Proses pengolahan yang dilakukan seringkali menciptakan senyawa karsinogenik seperti N-nitroso, yang terbukti meningkatkan risiko kanker, terutama kanker usus besar. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi daging olahan dapat berkorelasi dengan meningkatnya kemungkinan terkena penyakit kanker, sehingga disarankan untuk membatasi asupannya.

Daging Merah

Daging merah, seperti daging sapi, kambing, dan domba, meskipun kaya akan protein dan nutrisi, juga diketahui memiliki potensi risiko kanker. Mengolah daging merah pada suhu tinggi dapat menghasilkan zat karsinogen seperti amina heterosiklik (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH).

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi berlebih daging merah berhubungan dengan kanker kolorektal dan kanker pankreas. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membatasi asupan daging merah, dan memperhatikan cara pengolahannya.

Gorengan

Gorengan adalah makanan populer di banyak negara, khususnya di Indonesia. Namun, proses penggorengan dapat menghasilkan zat berbahaya seperti akrilamida, yang memiliki potensi karsinogenik.

Studi menunjukkan bahwa konsumsi gorengan berlebihan dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker lambung. Selain itu, gorengan cenderung tinggi kalori dan lemak, yang dapat berkontribusi pada obesitas, faktor risiko lain untuk berbagai penyakit kardiovaskular dan kanker.

Makanan ultra proses

Makanan ultra proses, seperti sereal manis, makanan siap saji, dan minuman kaleng, sering kali mengandung bahan tambahan berbahaya dan rendah nutrisi. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi makanan ini berhubungan dengan meningkatnya risiko kanker kolorektal dan penyakit lainnya.

Bahan kimia tambahan dalam makanan ini sering kali meningkatkan lonjakan gula darah, berkontribusi pada obesitas, dan meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Oleh karena itu, membatasi asupan makanan ultra proses sangat penting untuk kesehatan.

Makanan Kemasan

Makanan kemasan cenderung tinggi garam, gula, dan lemak jenuh, namun rendah serat dan nutrisi penting lainnya. Banyak produk kemasan mengandung bahan pengawet dan perasa yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan dalam jangka panjang.

Mengonsumsi makanan kemasan yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk obesitas dan meningkatnya risiko kanker. Memilih makanan segar dan minim pengolahan adalah langkah yang lebih bijak untuk menjaga kesehatan.

Konsumsi Produk Susu Berlebih

Produk susu, meskipun dianggap sehat, juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker, terutama kanker prostat. Beberapa studi menunjukkan bahwa produk susu memicu peningkatan kadar insulin-like growth factor 1 (IGF-1) dalam tubuh, yang dapat mengaktifkan pertumbuhan sel kanker. Oleh karena itu, penting bagi individu untuk membatasi konsumsi produk susu berlebihan dan memilih variasi yang lebih sehat.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement