Meta dikabarkan segera merilis layanan premium WhatsApp Plus. Layanan premium ini menawarkan fitur-fitur terkait kustomisasi tampilan aplikasi dan juga fitur khusus yang tidak dimiliki WhatsApp reguler.
Untuk dapat menggunakan layanan premium ini, pengguna harus merogoh kocek sebesar US$2,99 atau sekitar Rp51 ribu per bulan
Meski telah santer dibicarakan, peluncuran resmi dari layanan premium ini belum ditetapkan waktunya. Fitur ini sendiri baru dapat diakses oleh pengguna dalam versi beta terbaru aplikasi Android. Sedangkan fitur-fitur baru ini masih sangat terbatas pada pengguna iOS.
Layanan premium WhatsApp Plus sendiri merupakan strategi Meta agar dapat meraup pendapatan berbasis langganan dari penggunanya yang sangat besar saat ini.
Fitur-fitur Baru dalam WhatsApp Plus
Jika dibandingkan dari WhatsApp reguler, layanan premium WhatsApp Plus mengedepankan fitur kustomisasi yang memberi pengalaman berbeda pada penggunanya.
Berikut fitur-fitur baru yang ditawarkan dalam layanang premium WhatsApp Plus:
- Pengguna dapat mengirim stiker premium khusus untuk pengguna layanan premium
- Pengguna juga dapat mengubah tema dari aplikasi
- Pelanggan WhatsApp Plus juga dapat memilih ikon aplikasi kustom
- Untuk fitur menyematkan chat, pengguna WhatsApp Plus dapat menyematkan chat dengan jumlah yang lebih banyak
- Pengguna layanan premium ini juga memiliki nada dering premium yang bisa digunakan untuk panggilan suara maupun panggilan video
- Pelanggan juga dapat melakukan upgrade daftar chat
Meski akhirnya Meta mengeluarkan layanan premium berbayar WhatsApp Plus ini, pihak perusahaan memastikan bahwa fitur-fitur utama seperti mengirim pesan dan panggilan suara serta panggilan video tetap dapat diakses secara gratis. Mereka mengatakan tidak akan memindahkan fitur utama ke balik paywall. Sehingga para pengguna tidak perlu khawatir dengan pengadaan layanan premium ini.
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Meta atas peluncuran layanan premium WhatsApp Plus ini, tetapi beberapa fiturnya telah dapat diakses pada ponsel berbasis Android. Harga berlangganannya pun bisa saja berubah tergantung dengan perkembangan fitur yang akan dihadirkan serta perubahan selama proses uji coba.
