Advertisement

12 Kebiasaan Sehari-hari yang Ternyata Bisa Merusak Ginjal Tanpa Disadari

14 February 2025 18:14 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi kebiasaan terlalu lama duduk yang buruk untuk kesehatan ginjal. (Foto: Freepik) .

Penulis: Rizal Amril

Editor: Rizal Amril

Seringkali tak disadari, kebiasaan sehari-hari kita ternyata bisa berdampak buruk pada kesehatan ginjal.

Sejumlah kebiasaan yang sehari-hari kita lakukan ternyata berpotensi merusak gijal. Padahal organ ini sangat penting sebagai pengurai racun dalam darah.

Jika tidak diintervensi, kebiasaan-kebiasaan ini akan membebani kerja ginjal dan pada akhirnya merusaknya.

Terlebih modernitas mengubah kebiasaan manusia menjadi makin jauh dari aktivitas fisik.

Melansir Antara, berdasarkan pantauan Kemenkes, tren prevalensi pasien dengan penyakit ginjal kronis di Indonesia mulai banyak menyasar anak muda di usia produktif (15-34 tahun).

Oleh karenanya, perilaku mewaspadai faktor-faktor risiko penyakit ginjal kini tak hanya penting diketahui oleh lansia, tetapi juga anak muda.

Lantas, apa saja kebiasaan yang sebaiknya kita hindari sehubungan dengan kesehatan ginjal?

Kebiasaan buruk yang ganggu kesehatan ginjal

Berikut ini merupakan kebiasaan sehari-hari yang sebaiknya dihindari demi menjaga kesehatan ginjal.

1. Kurang minum air

Kurangnya asupan air merupakan salah satu faktor yang dapat merusak kesehatan ginjal.

Air berfungsi sebagai pembawa nutrisi ke seluruh tubuh sekaligus membantu mengeluarkan racun melalui urine. Saat seseorang tidak cukup minum, ginjal menjadi sulit untuk menyaring racun dan berpotensi menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan ginjal adalah dengan mengonsumsi setidaknya 1,5 hingga 2 liter air setiap hari.

2. Duduk terlalu lama

Duduk dalam waktu yang lama dapat mengganggu sirkulasi darah dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko kerusakan ginjal.

Ketidakaktifan fisik menyumbang pada peradangan kronis dalam tubuh yang dapat berpengaruh negatif pada fungsi ginjal.

Untuk itu, disarankan untuk melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, untuk menjaga kesehatan ginjal.

3. Menahan buang air kecil

Menunda buang air kecil dapat menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan bagi ginjal.

Ketika urine tertahan terlalu lama, tekanan pada ginjal dan kandung kemih meningkat, yang dapat berujung pada infeksi saluran kemih, batu ginjal, atau bahkan kerusakan ginjal.

Sebaiknya, individu harus membiasakan diri untuk segera pergi ke toilet saat merasakan dorongan untuk buang air kecil.

4. Banyak makan makanan manis

Konsumsi gula dalam jumlah berlebihan dapat berkontribusi terhadap obesitas dan diabetes. Dua kondisi ini adalah penyebab utama kerusakan ginjal.

Gula juga dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal sehingga mengganggu kemampuannya dalam menyaring darah dengan efektif.

Untuk menjaga kesehatan ginjal, penting untuk membatasi asupan gula, terutama yang berasal dari makanan dan minuman manis.

5. Konsumsi makanan olahan

Makanan olahan sering kali mengandung natrium dan fosfor yang tinggi. Asupan sodium yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, sedangkan fosfor dapat menyebabkan kerusakan ginjal dalam jangka panjang.

Makanan cepat saji, sosis, dan camilan olahan perlu dihindari untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

6. Terlalu banyak garam dalam makanan

Asupan garam yang tinggi secara langsung berdampak pada kesehatan ginjal. Garam berkontribusi dalam peningkatan tekanan darah, yang dalam jangka panjang dapat merusak ginjal.

Meminimalkan penggunaan garam dalam makanan dan menggantinya dengan rempah-rempah alami dapat membantu menjaga kesehatan ginjal dan mencegah risiko hipertensi.

7. Tidur yang tidak cukup

Kekurangan tidur berdampak besar pada kesehatan ginjal. Fungsi ginjal diatur oleh siklus tidur-bangun, yang membantu mengkoordinasikan beban kerja ginjal sepanjang hari.

Ketika tidur tidak cukup, fungsi ginjal dapat terganggu dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang baik dan cukup adalah kunci untuk kesehatan ginjal yang optimal.

8. Mengonsumsi alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif pada ginjal. Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan dehidrasi.

Selain itu, konsumsi alkohol berlebih dapat memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan, meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit ginjal.

9. Merokok

Merokok tidak hanya berbahaya bagi paru-paru tetapi juga untuk kesehatan ginjal. Perokok cenderung mengalami kerusakan ginjal lebih cepat dibandingkan non-perokok.

Kehadiran protein dalam urine adalah tanda awal kerusakan ginjal yang sering dijumpai pada perokok. Menghindari rokok dan paparan asap rokok sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal.

10. Konsumsi obat pereda nyeri

Penggunaan obat pereda nyeri seperti NSAID dapat mengganggu aliran darah ke ginjal apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Obat-obatan ini dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kecil di ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Sebaiknya, penggunaan obat pereda nyeri harus sesuai dengan anjuran dokter dan tidak berlebihan.

11. Kebiasaan konsumsi daging berlebihan

Meskipun protein sangat penting untuk tubuh, konsumsi daging yang berlebihan dapat memberikan beban tambahan pada ginjal.

Daging merah diketahui menghasilkan kadar asam tinggi dalam darah, yang dapat menyebabkan asidosis.

Sebaiknya, individu disarankan untuk mengkonsumsi daging secukupnya dan memperbanyak sumber protein nabati, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian.

12. Stres

Stres berkepanjangan dapat memengaruhi kesehatan ginjal. Stres dapat memicu perubahan pola makan yang tidak sehat serta mengurangi motivasi untuk berolahraga, yang akhirnya berkontribusi pada peningkatan risiko obesitas atau tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu, manajemen stres yang baik dan aktivitas fisik rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement