2 Doa Dimudahkan Segala Urusan, Memohon Pertolongan Allah dalam Menghadapi Semua Cobaan

2 Februari 2023 20:02 WIB

Narasi TV

Seorang Muslim melaksanakan salat Idul Adha di kota Kolkata, India timur 9 Desember 2008. REUTERS/Parth Sanyal

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Doa dimudahkan segala urusan merupakan pengakuan seorang hamba atas keterbatasan yang ia miliki, serta ungkapan berserah diri kepada Allah karena Allah merupakan sebaik-baiknya penolong.

Sebagai manusia, kita memiliki keterbatasan dalam berpikir dan bertindak sementara Allah SWT Maha Tahu, Allah mengetahui apa yang baik dan yang buruk bagi hamba-Nya melebihi apapun.

Oleh karenanya, ketika hendak menghadapi segala urusan, kita hendaknya berdoa kepada Allah untuk memohon pertolongan dan petunjuk agar usaha yang kita lakukan dapat dipermudah.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW seringkali mengingatkan umatnya untuk meminta pertolongan hanya kepada Allah, seperti hadis yang diriwayatkan oleh HR Tirmidzi berikut ini:

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله الهم قَالَ: كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يَوْمًا، فَقَالَ: “يَا غُلاَمُ، اِحْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، اِحْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، وَإِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ.” رَوَاهُ التِرْمِذِيُّ، وَقَالَ: حَسَنٌ صَحِيْحٌ.

Artinya: “Dari Ibnu Abbas radhiyAllahu Ta’āla ‘anhumā mengatakan, “Pada suatu hari aku pernah dibonceng Rasulullah SAW dan beliau bersabda, ‘Wahai anak muda, jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati-Nya selalu hadir di hadapanmu. Jika kamu meminta sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah,’” (HR. Tirmidzi, dan ia berkata: “Hadis ini derajatnya adalah hasan sahih,”).

Doa dimudahkan segala urusan

 أللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَانَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِي أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ مِنْ حَوَائِجِـنَا وَقَرِّبْ عَلَيْنَا الْمَسَافَاتِ وَسَلِّمْنَا مِنَ الْعِلَلِ وَاْلآفَاتِ وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّـنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى الله عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Allohumma innaka taqlamu maanahnu fiihi wamaa natlubuhu wanartajiihi minrohmatika fii amrinaa kullahi fayassilanaa maa nahnu fiihi min safarinaa wamaa wal aafati walaa taj'alid dunya akbara hamminaa walaa mablago 'ilminaa walaa tusallit 'alaina manla yarhamunaa birohmatika yaa arhamar rohimina washolallah 'ala syayidina Muhammadi waalihi washohbihi wasalam.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui keadaan yang sedang kami hadapi, permintaan dan harapan kami dari pada rahmat-Mu dalam semua urusan kami. Maka permudahkanlah urusan kami di dalam perjalanan kami dan apa yang kami minta dari keperluan-keperluan kami. Dekatkanlah jarak perjalanan kami, selamatkanlah kami dari segala penyakit dan kerusakan.” 

“Janganlah Engkau jadikan dunia ini sebesar-besar keinginan kami dan setinggi-tinggi harga ilmu kami. Janganlah Engkau kuasakan ke atas kami orang yang tidak menyayangi kami dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih sebaik-baik yang mengasihani! Semoga Allah swt mencurahkan rahmat dan keselamatan atas junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya.”

Doa dimudahkan segala urusan Nabi Musa

Selain doa di atas, terdapat pula doa Nabi Musa yang dapat dilafalkan untuk memohon kemudahan pada Allah.

Nabi Musa mengucapkan doa ini ketika ia dimitai Raja Firaun untuk memakan bara api.

Mendengar doa yang diucapkan Nabi Musa ini, Allah kemudian memberikan kemudahan untuk menghadapi ujian tersebut.

Bacaan doa Nabi Musa adalah sebagai berikut:

رَبِّ ا شْرَحْ لِيْ صَدْرِ وَيَسِّرْلِيْ أَمْرِيْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْ قَوْلِيْ

Rabbisyrahlî shâdrî wayassyirlî amrI wahlul uqdatam mil-lisânî yafqahû qaulî.

Artinya: "Ya Tuhan, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku."

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR