Advertisement

22 Nama Diusulkan Terima Tanda Kehormatan Saat HUT Ke-80 RI: Siapa Saja Mereka?

07 August 2025 14:21 WIB

thumbnail-article

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Sumber: ANTARA..

Penulis: Margareth Ratih. F

Editor: Margareth Ratih. F

Sebanyak 22 nama diusulkan untuk menerima penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, nama-nama tersebut termasuk dalam kategori yang dianggap berjasa di berbagai bidang. Penerima penghargaan ini mencakup budayawan, politikus, aktivis lingkungan, jurnalis, serta penggerak masyarakat di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Mereka yang diusulkan mencerminkan keberagaman kontribusi yang telah diberikan kepada bangsa. Dengan kategori yang beragam, ini menunjukkan bahwa penghargaan tersebut menghargai tidak hanya individu dari lingkungan pemerintahan atau budaya, tetapi juga mereka yang berjuang untuk memperbaiki kondisi sosial dan lingkungan hidup.

Dalam pemilihan penerima tanda kehormatan, Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan berperan penting. Dewan ini memberikan pertimbangan kepada presiden dalam hal pemberian gelar dan tanda kehormatan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat ini menjadi ketua dewan ini dan bertanggung jawab atas penilaian terhadap para calon penerima.

Proses penganugerahan tanda kehormatan

Acara penganugerahan tanda kehormatan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2025 di Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Menurut Prasetyo, daftar nama yang diusulkan masih dalam tahap finalisasi dan belum sepenuhnya ditentukan.

Sebagai bagian dari upacara peringatan kemerdekaan, penganugerahan tanda kehormatan akan menjadi acara penting yang mengunggulkan dedikasi dan kontribusi para penerima terhadap bangsa. Langkah ini menunjukkan penghargaan negara kepada individu dan kelompok yang telah melakukan berbagai upaya di berbagai lini.

Tim pengusulan nama penerima tanda kehormatan terdiri dari beberapa spesialis di bidangnya masing-masing. Mereka mengkaji dan menyeleksi pra-rekaman data serta dukungan masyarakat untuk memastikan bahwa yang diusulkan benar-benar layak menerima penghargaan ini.

Rangkaian acara HUT Ke-80 RI

Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dirancang dengan rangkaian acara yang menarik dan penuh makna. Dari pemanasan hingga acara puncak, semua dikoordinir oleh Istana untuk menciptakan kenangan yang tidak terlupakan bagi seluruh masyarakat.

Acara HUT ke-80 RI akan dimulai dari tanggal 1 Agustus dan berlanjut hingga 24 Agustus 2025. Salah satu acara pembuka adalah Doa Kebangsaan yang digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Ini menjadi simbol harapan dan komitmen masyarakat untuk terus berjuang demi kemajuan bangsa.

Doa Kebangsaan akan menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Acara ini tidak hanya sebagai seremoni, tetapi sekaligus sebagai refleksi atas perjuangan pahlawan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pesta Rakyat yang akan digelar pada 17 Agustus 2025 di Istana Kepresidenan dan kawasan Monas diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan antar masyarakat. Selain itu, rencana karnaval malam juga diharapkan dapat menampilkan budaya dan prestasi Indonesia kepada seluruh peserta. Ini akan menjadi momen yang meriah dan menggembirakan bagi masyarakat.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement