Advertisement

3 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

16 October 2024 14:08 WIB

thumbnail-article

cottonbro studio / Pexels .

Penulis: Aurora Amelia

Editor: Aurora Amelia

Punya banyak skincare dan pengen cobain semuanya sekaligus? Eits, tunggu dulu! Nggak semua kandungan skincare itu bisa dipakai barengan, lho.  Salah-salah, bukannya makin glowing, kulit kamu malah jadi iritasi atau jerawatan.

Biar nggak salah langkah, yuk simak dulu kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan berikut ini:

1. Bahaya Mencampur Retinol

Retinol adalah bahan skincare yang populer untuk anti-penuaan dan mengatasi jerawat. Namun, kamu perlu berhati-hati saat menggunakannya bersama kandungan skincare lain. 

Mencampur retinol dengan benzoil peroksida bisa jadi bumerang. Benzoil peroksida dapat menonaktifkan molekul retinol, sehingga keduanya tidak efektif melawan jerawat. Untuk mengatasi masalah tersebut, aplikasikan benzoil peroksida saat pagi, sedangkan retinol sebaiknya dipakai menjelang tidur.

Kombinasi retinol dan vitamin C juga tidak disarankan. Keduanya bekerja pada pH yang berbeda, sehingga bisa mengurangi efektivitas masing-masing. Lebih baik pakai vitamin C di pagi hari untuk perlindungan dari sinar UV, dan retinol di malam hari untuk regenerasi kulit.

Hindari juga mencampur retinol dengan asam salisilat. Kombinasi ini bisa membuat kulit kering dan memicu iritasi. 

Akibatnya, kulit mungkin meningkatkan produksi minyak dan memperparah masalah jerawat. Jadi, gunakan kedua bahan ini secara bergantian untuk hasil yang optimal.

2. Risiko Kombinasi Vitamin C

Vitamin C adalah kandungan skincare yang populer untuk mencerahkan kulit. Namun, kamu perlu berhati-hati saat menggunakannya bersamaan dengan bahan lain. Mencampur vitamin C dengan AHA/BHA bisa mengurangi efektivitas keduanya. 

Hal ini karena vitamin C memiliki pH rendah yang bisa terganggu jika dicampur dengan AHA/BHA. Akibatnya, manfaat positif yang diharapkan dari kedua bahan ini untuk kulitmu bisa berkurang.

Selain itu, kombinasi vitamin C dengan AHA/BHA juga bisa meningkatkan risiko iritasi kulit. Untuk menghindari masalah ini, sebaiknya gunakan vitamin C dan AHA/BHA di waktu yang berbeda. 

Misalnya, pakai produk vitamin C di pagi hari untuk melindungi kulit dari sinar UV dan tanda penuaan, sedangkan AHA/BHA bisa digunakan di malam hari.

Penting juga untuk tidak mencampur vitamin C dengan pembersih wajah ber-pH tinggi. Hal ini bisa mengurangi penyerapan vitamin C oleh kulitmu, sehingga perlindungan terhadap radikal bebas jadi kurang maksimal.

3. Campuran Skincare yang Harus Dihindari

Selain retinol dan vitamin C, ada beberapa kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan. Salah satunya adalah kombinasi asam salisilat dan asam glikolat. 

Kedua bahan ini memang efektif untuk eksfoliasi, tapi penggunaan bersamaan bisa terlalu keras bagi kulit. Akibatnya, kulit bisa mengalami iritasi dan kemerahan.

Hindari juga mencampur benzoyl peroxide dengan retinol. Kedua bahan ini dapat saling menetralisir, sehingga mengurangi efektivitas satu sama lain. 

Selain itu, kombinasi niacinamide dengan AHA juga sebaiknya dihindari. Niacinamide bersifat menenangkan kulit, sementara AHA adalah eksfolian. Penggunaan bersamaan bisa mengurangi manfaat niacinamide dan menyebabkan iritasi.

Untuk hasil optimal, pisahkan penggunaan bahan-bahan ini pada waktu yang berbeda. Misalnya, gunakan satu bahan di pagi hari dan yang lain di malam hari. 

Dengan memahami kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan, kamu bisa memaksimalkan manfaat produk perawatan kulitmu dan menjaga kesehatan kulitmu.

Kesimpulan

Memahami interaksi antar kandungan skincare punya pengaruh besar pada efektivitas perawatan kulit kita. 

Dengan memisahkan penggunaan bahan-bahan tertentu, kita bisa memaksimalkan manfaatnya dan menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Topik:

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement