Advertisement

4 Siswa Indonesia Raih 11 Medali di International Earth Science Olympiad 2025

26 August 2025 10:46 WIB

thumbnail-article

Empat siswa Indonesia yang berhasil sebelas medali di ajang IESO 2025. Sumber: Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen..

Penulis: Margareth Ratih. F

Editor: Margareth Ratih. F

Empat siswa Indonesia berhasil mengukir prestasi gemilang di International Earth Science Olympiad (IESO) ke-18 yang diselenggarakan di Jining, Tiongkok, dari 7-17 Agustus 2025. Mereka sukses meraih sebelas medali, terdiri dari satu medali emas, empat medali perak, dan enam medali perunggu. Prestasi ini menunjukkan potensi besar siswa Indonesia di level internasional dalam bidang ilmu kebumian.

Rincian medali yang diperoleh oleh para siswa adalah sebagai berikut:

  • Medali emas diraih oleh Fauzan Suhail Lubis (MAN 2 Pekanbaru)

  • Medali perak diraih oleh Brian Jonah Simorangkir (SMA Negeri 8 Jakarta) dan Aaron Evander Kurniawan (SMAS Kristen Petra 1 Surabaya)

  • Medali perunggu oleh Fauzan Suhail Lubis dan Ben Herdianto (SMAS Kanisius Jakarta)

Dalam kompetisi beregu, tim Indonesia juga menunjukkan keberhasilan dengan raihan medali emas pada kategori International Team Field Investigation (ITFI) dan medali perak di Earth System Project (ESP). Siswa-siswa ini merupakan pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang ilmu kebumian tahun sebelumnya.

Koordinator Pembina IESO 2025, Ichsan Ibrahim yang mendampingi para siswa ini menuturkan rasa syukurnya atas prestasi yang mereka raih.

“Alhamdulillah tahun ini siswa Indonesia meraih sebelas medali. Secara umum, prestasi Indonesia lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Ichsan.

Kinerja tim di kompetisi beregu

Emas dan perak di ITFI

Dalam kategori beregu, tim Indonesia menunjukkan performa yang luar biasa dengan meraih medali emas di International Team Field Investigation (ITFI) melalui usaha Fauzan Suhail Lubis. Brian Jonah Simorangkir juga meraih medali perak dalam kategori ini, sementara Ben Herdianto dan Aaron Evander Kurniawan berhasil meraih medali perunggu.

Prestasi di Earth System Project

Prestasi tim Indonesia tidak berhenti di situ. Di kategori Earth System Project (ESP), Brian sekaligus mempersembahkan medali perak, di mana Aaron dan Ben masing-masing meraih medali perunggu. Keberhasilan ini menunjukkan kerja sama yang solid antara anggota tim dan strategi yang efektif dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

Pengalaman tak terlupakan

Pengalaman di IESO bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang persahabatan internasional. Brian menyatakan bahwa pengalaman selama sepuluh hari di IESO sangat berarti dan membantunya mengembangkan keterampilan serta pengetahuan baru.

Proses seleksi dan pembinaan siswa

Keempat siswa tersebut sebelumnya adalah pemenang di Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMA/MA/Sederajat dalam bidang ilmu kebumian tahun 2024. Proses seleksi ketat diadakan untuk memilih siswa-siswa berbakat ini menjadi wakil Indonesia di kancah internasional.

Seleksi dilakukan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Proses pembinaan yang dilakukan terdiri dari tiga tahap, yang tidak hanya mengasah pengetahuan ilmiah tetapi juga membangun karakter dan rasa nasionalisme di kalangan peserta.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement