Advertisement

Presiden Prabowo Lantik Didit Herdiawan Jadi Kepala Badan Otorita Pantura

26 August 2025 10:09 WIB

thumbnail-article

Didit Herdiawan. Sumber: ANTARA..

Penulis: Margareth Ratih. F

Editor: Margareth Ratih. F

Senin, 25 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat. Badan Otorita Pantura dibentuk untuk mengawasi dan mengelola proyek strategis nasional, yaitu Giant Sea Wall yang merupakan upaya untuk melindungi pantai utara Jawa dari dampak perubahan iklim yang drastis dan ancaman rob.

Dalam pidatonya saat pelantikan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya proyek ini untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat yang tinggal di pesisir. Ia berharap Didit dapat menjalankan tugasnya dengan baik, serta menciptakan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Profil Didit Herdiawan

Didit Herdiawan lahir di Surabaya pada 13 September 1961. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang sangat kuat. Didit menempuh pendidikan tinggi dengan meraih gelar Master of Public Administration dan Master of Business Administration. Selain itu, ia juga menyelesaikan program doktoral di Institut Pertanian Bogor (IPB). 

Didit juga sempat menempuh pendidikan militer. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 1984 dan telah mengikuti berbagai pendidikan lanjutan di dalam dan luar negeri. 

Karier militer Didit Herdiawan

Didit memulai kariernya di TNI Angkatan Laut sebagai Letnan Dua dan berkembang hingga menduduki posisi Kapten. Penugasan pertamanya adalah sebagai Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai-344 pada tahun 1984. Selama kariernya, ia menjabat di berbagai posisi strategis, termasuk Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374, Komandan KRI Nuku-373, serta sebagai Ajudan Presiden RI dari tahun 2004-2009.

Karier Didit mencapai puncaknya saat ia menjadi Kepala Staf Umum TNI dari tahun 2015 hingga 2019, dan kemudian menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan. 

Proyek Giant Sea Wall

Proyek Giant Sea Wall direncanakan membentang dari Banten hingga Gresik dan bertujuan untuk melindungi kawasan pesisir utara Jawa dari ancaman perubahan iklim serta rob. Proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar dengan mengurangi risiko kerusakan akibat gelombang tinggi dan banjir.

Pentingnya proyek ini tidak hanya terletak pada aspek teknisnya, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat yang tinggal di sepanjang pantai utara Jawa. Diharapkan, dengan adanya pengelolaan yang tepat, masyarakat akan merasakan manfaat jangka panjang dari keberadaan Giant Sea Wall

Dengan pelantikan ini, masyarakat berharap banyak akan kehadiran Badan Otorita Pantura yang diharapkan mampu menanggulangi berbagai tantangan yang dihadapi oleh kawasan pesisir, serta membawa perubahan positif bagi kesejahteraan rakyat.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement