Advertisement

7 Cara Mencuci Baju Rajut Dengan Benar Agar Tidak Melar Dan Awet

25 November 2024 08:33 WIB

thumbnail-article

Sumber foto: Freepik .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rusti Dian

Bagi kamu yang memiliki baju rajut, penting untuk mengetahui cara mencuci baju rajut dengan benar. Hal ini agar baju tidak cepat melar dan awet, mengingat bahan rajut yang mudah rusak.

Baju rajut adalah pakaian yang dibuat dengan merajut benang wol. Bahan yang tebal membuat baju rajut sangat cocok digunakan untuk menghalau udara dingin agar tidak masuk ke kulit.

Kesalahan mencuci baju rajut bisa membuatnya menjadi cepat rusak dan sobek. Bahkan benang pada baju tersebut bisa mencuat keluar dan putus karena salah mencuci.

Lantas, bagaimana cara mencuci baju rajut dengan benar? Simak tipsnya berikut ini!

Cara mencuci baju rajut

  • Cara merendam baju rajut dengan benar

Merendam baju rajut adalah langkah awal dalam pencucian yang tepat. Pengguna harus merendam baju rajut selama 5 menit saja. Waktu perendaman yang terlalu lama dapat merusak benang dan bentuk pakaian.

Penggunaan air suam-suam kuku sangat dianjurkan karena mampu membersihkan tanpa merusak serat kain. Dengan cara ini, pemilik baju rajut dapat menjaga tekstur pakaian tetap utuh.

  • Cara mencuci baju rajut

Setelah proses perendaman, langkah selanjutnya adalah mencuci baju rajut. Disarankan untuk mencuci dengan tangan, bukan dengan mesin cuci. Mesin cuci dapat menarik dan merusak benang, menyebabkan kerusakan pada pakaian.

Saat mencuci, sangat disarankan untuk melakukannya dengan lembut agar serat kain tidak rusak. Dengan begitu, baju rajut akan lebih terjaga dan awet.

  • Hindari bahan berbahaya saat mencuci

Penting untuk menghindari penggunaan pemutih pakaian saat mencuci baju rajut. Bahan kimia keras dapat merusak serat dan menghancurkan tekstur kain.

Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan sabun yang lembut dan aman seperti sabun bayi. Sabun ini dirancang khusus untuk bahan sensitif dan tidak akan menimbulkan kerusakan.

  • Jangan menggantung baju rajut

Sebaiknya, jangan gantung baju rajut setelah selesai dicuci. Menggantung dapat menyebabkan pakaian menjadi longgar dan mudah robek. Sangat disarankan untuk menjemur baju pada permukaan datar untuk menjaga bentuknya.

  • Hindari memeras baju secara keras

Ketika mengeringkan baju rajut, hindari memeras baju secara keras. Proses memeras yang kasar dapat merusak serat pakaian.

Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan dua lembar handuk kering untuk menyerap air. Letakkan baju rajut di antara dua handuk, kemudian tekan-tekan untuk menyerap air. Cara ini lebih aman dan efektif untuk mempertahankan bentuk pakaian.

  • Hindari menjemur di bawah sinar matahari langsung

Paparan sinar matahari membuat warna baju menjadi pudar dan kehilangan keindahan aslinya. Untuk menjaga warna dan bentuk, penting untuk menjemur baju rajut di tempat yang teduh atau menjemur yang tidak langsung terpapar sinar matahari.

  • Setrika dengan suhu rendah

Saat menyetrika baju rajut, pengguna harus menggunakan suhu rendah. Menyetrika dengan suhu tinggi dapat membakar benang dan merusak serat rajutan. Disarankan untuk menggunakan setrika uap karena dapat memberikan hasil yang lebih baik tanpa merusak.

Untuk penyimpanan baju rajut, langkah yang tepat adalah melipatnya, bukan menggantung. Menggantung baju dapat menyebabkan baju rajut menjadi melar.

Pilih tempat penyimpanan yang kering dan sejuk untuk menjaga kualitas dan keawetan pakaian. Dengan mengikuti cara yang benar dalam merawat dan menyimpan, baju rajut akan tetap awet dan terlihat menarik untuk waktu yang lama. Semoga bermanfaat!

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement