Bepergian seorang diri atau solo traveling menjadi pilihan bagi banyak orang. Berbagai alasan seperti kepraktisan menjadi faktor yang mendorong keputusan tersebut.
Namun, bepergian sendirian tentunya bukan tanpa risiko. Tanpa adanya rekan perjalanan, otomatis tak ada orang yang bisa diandalkan saat terjadi sesuatu yang tak diharapkan.
Saat menginap di hotel, solo traveler juga harus meningkatkan kewaspadaan. Di tempat yang baru dan tak dikenal, seseorang lebih rentan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.
Agar tetap aman saat menginap di hotel selama bepergian sendirian, berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan oleh solo traveler.
1. Pasang gerendel dan kunci ganda
Selama menginap di hotel, sangat penting untuk memastikan keamanan kamar. Disarankan untuk selalu memasang gerendel atau kunci rantai dari dalam kamar saat berada di dalam.
Meskipun kebanyakan hotel menggunakan sistem kunci kartu, tambahan gerendel dapat memberikan lapisan keamanan ekstra. Dengan cara ini, tamu dapat merasa lebih aman dan terlindungi.
2. Cek kondisi pintu dan kunci saat masuk
Sebelum memasukkan barang ke dalam kamar, selalu cek kondisi pintu dan kunci. Pastikan semua kunci berfungsi dengan baik dapat mencegah kemungkinan akses yang tidak diinginkan.
Periksa sudut-sudut kamar seperti kolong kasur atau di balik tirai untuk memastikan tidak ada yang hal yang mencurigakan.
3. Gunakan tanda "Do Not Disturb"
Menggunakan tanda "Do Not Disturb" di pintu kamar hotel sangat direkomendasikan untuk menjaga keamanan. Dengan melakukan ini, seseorang bisa lebih waspada saat mendengar suara di depan pintu, yang bisa jadi bukan merupakan staf hotel.
4. Rahasiakan nomor kamar
Menjaga kerahasiaan nomor kamar juga sangat dianjurkan saat bepergian sendirian. Tamu sebaiknya tidak menyebutkan nomor kamar ketika berada di area publik, untuk menghindari potensi adanya orang lain yang menguping.
Jika perlu, gunakan nama panggilan saat berkomunikasi dengan staf hotel untuk mengurangi risiko orang asing mengetahuinya.
5. Waspadai lingkungan sekitar
Saat berada di hotel, tamu harus tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Jika merasakan ada orang yang mencurigakan mengikuti, sangat disarankan untuk segera mencari tempat ramai atau menuju resepsionis. Keberanian untuk mempercayai insting sendiri adalah kunci dalam memastikan keamanan.
6. Hindari tempat sepi di hotel
Hindari tempat yang sepi, baik di dalam hotel maupun di luar. Misalnya, saat mencari tempat parkir, pilih area yang terang dan ramai. Menggunakan lift bersama tamu lain dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan keamanan.
7. Mengetahui rute evakuasi
Sebelum masuk ke kamar, penting bagi setiap tamu untuk mengetahui rute evakuasi serta lokasi pintu darurat. Informasi ini biasanya tertera di pintu dalam kamar dan akan membantu jika terjadi keadaan darurat, seperti kebakaran.
8. Tanyakan prosedur keselamatan saat check-in
Ketika melakukan check-in, tamu harus bertanya mengenai prosedur keselamatan dan evakuasi di hotel. Memiliki pengetahuan tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam keadaan darurat dapat membuat perbedaan besar dalam situasi krisis.
9. Bawa barang penting saat keluar
Saat meninggalkan kamar, sangat dianjurkan untuk membawa barang-barang penting seperti identitas, paspor, dan dompet. Hal ini untuk mencegah kehilangan barang-barang berharga dalam keadaan tidak terduga.
Jika terpaksa harus meninggalkan barang di kamar, penggunaan brankas hotel adalah pilihan yang bijak. Pastikan untuk menggunakan sandi yang sulit ditebak agar barang berharga tetap aman.
