Bakal calon presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan Anies R. Baswedan menjelaskan istilah perubahan yang ia perjuangkan bersama bakal calon wakil presiden (bacawapres) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Pilpres 2024.
"Salah satu yang terkait perubahan kami berbicara tentang 2024 ke depan, jadi kami merencanakan untuk memasukkan sebanyak mungkin unsur keadilan di dalam penyusunan kebijakan sehingga kemajuan yang sekarang sudah dilakukan bisa diteruskan dengan memasukkan unsur keadilan," papar Anies saat bertandang ke Kantor DPP PKB, Senin (12/9/2023).
Anies mengingatkan kemajuan Indonesia tidaklah dimulai sejak dua tahun atau tujuh tahun lalu. Kemajuan Indonesia, imbuhnya, sudah dimulai sejak Indonesia merdeka oleh masing-masing pemimpin.
"Masing-masing era melanjutkan menambah mengubah. Jadi ini adalah satu rangkaian bukan sekedar kita berbicara tentang satu, dua tahun tapi rangkaian 78 tahun perjalanan bangsa kita gitu ya," ujar Anies.
Anies mengungkapkan ia bersama Cak Imin dan jajaran pengurus DPP PKB telah melakukan pendalaman visi. Mereka bersepakat ingin menghadirkan kesetaraan kesempatan di tengah kemajuan Indonesia.
"Kami ingin Indonesia yang kemajuannya dirasakan oleh semua, kami ingin ada kesetaraan kesempatan, kami ingin agar keluarga-keluarga di Indonesia di manapun mereka berada punya kesetaraan kesempatan, untuk dapat pendidikan yang baik, untuk dapat pelayanan kesehatan yang baik, untuk bisa mendapatkan kebutuhan pokok yang murah, yang terjangkau, dan juga untuk bisa mendapatkan lapangan pekerjaan yang baik," kata Anies.
Anies menegaskan agenda kesetaraan sejalan dengan mandat konsitusi.
"Kesetaraan ini yang menjadi visi kita dalam bahasa sederhananya kita ingin agar perintah konstitusi yang ada di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 kalimat terakhir itu terlaksana yaitu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Cak Imin mengatakan kehadiran Anies di kantor DPP PKB merupakan yang pertama. Dalam rapat bersama Anies mereka membahas soal visi, agenda perjuangan, hingga teknis pemenangan.
"Dan tentu kita juga membuat agenda-agenda serta rencana-rencana jangka pendek minggu depan, dua minggu yang akan datang, dan bulan-bulan sampai pemilu di Februari 2024," kata Cak Imin.
