Advertisement

Apa itu All Eyes On Rafah? Kecaman Dunia kepada Israel

29 May 2024 14:24 WIB

thumbnail-article

Foto arsip - Kepulan asap tampak membubung menyusul serangan Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 14 Mei 2024. Sumber: ANTARA. .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Margareth Ratih. F

Tagar #AllEyesonRafah menggema di media sosial belakangan ini. Aksi ini menyusul serangan brutal Israel terdapat kamp pengungsian warga Palestina di Rafah, Gaza Selatan, pada Minggu, 26 Mei 2024.  

AFP melaporkan pada mulanya tentara Israel menargetkan Hamas yang ada di Rafah. Namun pada kenyataannya, serangan itu mengakibatkan tenda-tenda pengungsi terbakar. Dari pihak Palestina sendiri menyebut 50 orang tewas dan 249 orang luka-luka.

Sebelumnya, Militer Israel telah melakukan operasi terbatas di Rafah sejak awal bulan Mei 2024. Peristiwa ini hanya secuil rentetan panjang kecamuk serangan Israel di Gaza selepas 7 Oktober tahun lalu 2023.

Pada awalnya Hamas dikabarkan menyerang Israel yang menewaskan 1.200 orang. Lalu serangan itu dibalas oleh Israel, sayangnya serangan yang dilancarkan Israel tidak proporsional, banyak rakyat sipil yang menjadi korban.

Apa itu "All Eyes on Rafah"

Secara harfiah "All Eyes on Rafah" berarti semua mata tertuju pada Rafah. Seruan ini merupakan bentuk kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap peristiwa yang terjadi di Rafah.

Sebagian besar media sosial kompak mengunggah foto, video yang bertulisan All Eyes on Rafah. Seruan ini menjadi trending topic di X yang dulunya Twitter.

"ALL EYES ON RAFAH. JANGAN MELIHAT JAUH. JANGAN DIAM. INI HOLOCAUST RAFAH. INI ADALAH GENOSIDA. INI ADALAH PEMBERSIHAN ETNIS.#AllEyesOnRafah #FreePalestine," tulis seorang warganet di X.

“Wilayah Rafah diserang, pasukan pendudukan israel mengebom tenda2 yg penuh dgn pengungsi di Rafah. Banyak warga Palestina yang dibakar hidup-hidup. DROP THE TEMPLATE! ALL EYES ON RAFAH,” tulis warganet lainnya

Sebelumnya, sudah banyak kampanye-kampanye lain yang ditujukan untuk membela Palestina. Ada simbol semangka yang kerap digunakan masyarakat sebagai bentuk perlawanan dan identitas rakyat Palestina.

Para pesohor dunia turut meluapkan kemarahan

Serangan brutal yang dilancarkan oleh Israel ke arafah yang memantik kemarahan warga dunia, termasuk para pesohor dunia.

Salah satu artis kondang Liam Cunningham, aktor serial Game of Thrones, turut membagikan foto jenazah korban serangan di Rafah. Selain itu ia juga menggunggah cuitan dari aktivis Sabreena Ghaffar-Siddiqui yang membayangkan skenario yang terjadi pada masa mendatang.

“Aku akan menunjukkan sebuah dokumenter tentang kejadian pada 26 Mei 2024, saat Israel menjatuhkan beberapa bom seberat 2 ribu ton kepada para pengungsi yang sedang tidur di tenda. Kemudian para mahasiswa akan bertanya mengapa dunia hanya diam tentang bagaimana dunia hanya diam meski kita punya rekaman video dari beberapa bulan sebelumnya, soal serangan brutal yang serupa,” tulis Ghaffar-Siddiqui.

Tidak ketinggalan supermodel dunia yang selama ini cukup lantang bersuara atas genosida Israel di Palestina, Bella Hadid. Ia rutin membagikan unggahan mengenai kondisi di sana, lewat media sosial.

Dalam unggahan yang ia bagikan pada Senin (27.05.2024), adik Gigi Hadid ini menambahkan, “Do you understand the horror now????? Is it clicking yet!?! (Apa kamu sudah mengerti kengeriannya? Sudah paham!?!)”

Jessie J juga membagikan ulang unggahan penulis Luvvie Ajayi Jones yang menyerukan tagar “Tak ada yang namanya membunuh anak-anak secara legal.”

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement