Belum lama ini, antrean panjang untuk mendapatkan boneka Labubu terjadi di depan Pop Mart Gandaria City Jakarta.
Antrean tersebut sempat ricuh saat stok boneka Labubu habis terjual di saat masih banyak orang mengantre yang belum kebagian. Calon pembeli yang sudah antre namun tak mendapatkan boneka tersebut pun merasa kecewa dan mulai beradu mulut.
Peristiwa antrean panjang untuk mendapatkan boneka tersebut sempat ramai jadi perbincangan netizen di media sosial.
Akan tetapi, apa sebenarnya boneka Labubu yang sangat viral tersebut? Apa yang membuatnya populer dan menjadi laris manis di Indonesia?
Asal usul boneka Labubu
Labubu merupakan boneka yang diciptakan oleh seorang seniman asal Hongkong bernama Kasing Lung.
Awalnya Labubu dibuat sebagai salah satu karakter dari koleksi seni. Namun, berkat kolaborasi Kasing Lung dengan Pop Mart yang ada di Tiongkok, karakter Labubu pun diproduksi secara massal.
Labubu merupakan salah satu karakter dari lima karakter rekaan yang dinamai “The Monster”.
Pop Mart Labubu The Monster Have A Seat Vinyl Plush Blind Box
Rp 750.000,00
The Monster adalah sekelompok karakter monster yang terdiri dari Zimomo, Tycoo, Spooky, dan yang paling terkenal Labubu. The Monster sendiri merupakan karakter monster yang terinspirasi cerita rakyat Nordik.
Karakter The Monster pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015. Begitu diperkenalkan, karakter Labubu langsung mencuri perhatian banyak penggemarnya.
Pada tahun 2019, Pop Mart menandatangani perjanjian lisensi eksklusif desain Labubu karya Kasing Lung ini.
Pemicu viralnya boneka Labubu
Berbeda dengan boneka-boneka lainnya yang biasanya diciptakan dengan wajah yang imut, Labubu memiliki karakter yang unik.
Labubu digambarkan sebagai monster kecil dengan mata besar dan telinga yang panjang dan lancip. Ciri khas dari boneka ini adalah giginya yang runcing dan menyerupai monster. Karakter unik inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari boneka Labubu.
Selain desain yang unik, seorang pesohor turut andil dalam mempopulerkan boneka Labubu ini, yaitu Lisa BlackPink.
Pada April 2024, Lisa mengunggah foto Labubu dan sejak saat itu banyak penggemar BlackPink pun mulai mengoleksi boneka menggemaskan ini.
Tak sampai di situ saja, sebagai produsen resmi, Pop Mart sering merilis Labubu edisi khusus yang jumlahnya terbatas.
Khusus untuk edisi terbatas ini, desainnya dibuat lebih detail dan menggunakan material premium. Hal ini menyebabkan harga Labubu edisi khusus akan melonjak tinggi di pasaran. Namun, meski harganya bisa sangat tidak masuk akal, Labubu edisi khusus ini tetap dicari oleh para kolektornya.
Pop Mart Labubu The Monsters Tasty Macarons Vinyl Face Blind Box
Rp 670.000,00
