Apa itu NFC dan Bagaimana Cara Kerjanya?

8 Desember 2022 21:12 WIB

Narasi TV

Near Field Communication. Sumber: Android Authority

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Margareth Ratih. F

Sebagian besar smartphone saat ini sudah dilengkapi dengan teknologi Near Field Communication atau yang lebih dikenal dengan NFC. Jika pernah menggunakan aplikasi pembayaran seluler seperti Samsung Pay atau Google Pay, tentu sudah tahu cara kerja NFC.

Akan tetapi, tidak semua orang telah menggunakan Samsung Pay dan Google Pay, singkatnya, ini adalah standar komunikasi nirkabel berbasis kedekatan. Tidak seperti Wifi atau Bluetooth, interaksi NFC terbatas pada jangkauan yang sangat pendek. Selain smartphone, terkadang NFC dapat ditemui di tablet, speaker, barang koleksi, dan bahkan konsol game seperti Nintendo Switch dan 3DS.

Meskipun NFC mungkin tampak sedikit kurang bagus karena jangkauannya yang pendek, namun fitur ini cukup nyaman dan kerap dianggap remeh dalam kesehariannya. 

Apa itu NFC dan Bagaimana Cara Kerjanya?

NFC bukanlah teknologi baru yang radikal. Ini hanyalah evolusi teknologi RFID atau identifikasi frekuensi radio yang telah ada selama beberapa dekade. Jika seseorang pernah menggunakan kartu kunci untuk mengakses gedung perkantoran atau kamar hotel, orang tersebut dapat dipastikan sudah terbiasa dengan cara kerja NFC.

Perbedaan utama antara RFID dan NFC terletak pada jangkauan transmisinya yang sering digunakan untuk jarak yang lebih jauh. Misalnya, beberapa daerah secara otomatis mengumpulkan tol melalui RFID.

Tag biasanya ditempelkan di kaca depan kendaraan dan seseorang hanya perlu melewati pintu tol. Komunikasi dapat dilakukan dalam jarak yang lebih jauh (kira-kira seratus kaki atau lebih) jika tag RFID dilengkapi dengan sumber listrik.

Poin penting lainnya adalah perangkat NFC dapat bertindak sebagai pembaca atau tag. Kemampuan dua arah ini memungkinkan seseorang menggunakan satu perangkat keras seperti Smartphone.

Apa yang dapat seseorang lakukan dengan NFC?

Pengguna NFC telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa dilakukan bagi penggunanya:

Transfer data: Dengan dirilisnya Android Ice Cream Sandwich pada tahun 2011, Google memperkenalkan Android Beam. Fitur ini memungkinkan seseorang mentransfer sebuah konten atau data apa pun yang mereka miliki ke perangkat lain yang mendukung NFC.

Pembayaran seluler: Samsung Pay, Google Pay, dan Apple Pay semuanya menggunakan chip NFC pada Smartphone seseorang untuk pembayaran nirsentuh. Sebagian besar kartu debit dan kredit saat ini sudah memiliki tag NFC bawaan.

Pemasangan cepat: Kenyamanan NFC meluas ke perangkat yang tidak memiliki layar. Banyak speaker dan headphone nirkabel menggunakannya untuk bertukar informasi pemasangan dengan Smartphone. Beberapa kamera juga menggunakan NFC untuk memulai koneksi Wi-Fi Direct dengan cepat untuk transfer foto dan video yang mudah.

Akses angkutan umum: Angkutan umum di banyak kota, termasuk Hong Kong, Singapura, dan London, menggunakan kartu berbasis NFC sebagai bentuk mekanisme kontrol akses angkutan umum. Beberapa sistem bahkan kompatibel dengan aplikasi pembayaran seperti Google Pay sehingga seseorang tidak perlu membawa kartu.

Gaming: Nintendo menggunakan teknologi untuk menghubungkan mainan fisik dengan video game. Amiibo seperti figur aksi atau kartu perdagangan lainnya, kecuali Amiibo juga berisi chip NFC tertanam. Jika seseorang mendekatkan salah satunya ke Nintendo Switch atau 3DS, nantinya secara otomatis memberinya karakter, level, atau item bonus tambahan untuk game tertentu.

Otomatisasi rumah: Beberapa platform smart home, termasuk home assistant dan HomeKit Apple, juga mendukung NFC. Menggunakan aplikasi di Android dan iOS, Anda dapat mengonfigurasi tag NFC siap pakai untuk mengontrol perangkat atau otomatisasi.

Demikian penjelasan mengenai pertanyaan seputar apa itu NFC dan bagaimana cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR