Kata “skena” tentu tidak asing lagi bagi sebagian orang. Kata-kata tersebut sering digunakan di media sosial maupun dunia nyata berkaitan dengan gaya seseorang. Lantas, apa itu skena dalam bahasa gaul?
Bagi kamu yang aktif bermedia sosial tentu tidak asing dengan kata “skena”. Berbagai content creator juga sering menggunakan istilah tersebut dalam konten-kontennya. Misalnya TikTokers bernama Sastra Silalahi. Ia sering memparodikan skena mulai dari gaya berpakaian, berbicara, kebiasaan, hingga lagu-lagu yang didengarkan.
Skena sering diidentikkan dengan sekelompok orang yang sering nongkrong di coffee shop. Ada yang secara spesifik menyebutkan ciri-cirinya.
Tak sedikit pula yang menganggap bahwa skena sebagai sesuatu yang negatif di media sosial.
Lantas, apa itu skena? Apakah skena memang perkumpulan orang-orang gaul yang problematik? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa itu skena?
Istilah “skena” tidak mungkin ditemui dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sebab, kata skena bukan merupakan kata baku.
Skena adalah bahasa gaul yang diambil dari kata “scene” dalam bahasa Inggris. Kata tersebut sering digunakan pada 1940-an berkaitan dengan komunitas seni yang tidak biasa.
Mengutip Kompas.com, Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan Ganjar Harimansyah mengartikan scene sebagai lingkup kegiatan, situasi, atau aktivitas/minat saat ini. Scene berkaitan dengan budaya dapat diungkapkan dalam sejumlah tren musik awal 2000an di Amerika Serikat.
“Istilah ini (scene) menjadi populer pada pertengahan tahun 2000an. Anggota subkulturnya dijuluki scene kids, scenesters, atau trendies,” ucap Ganjar pada 8 Juli 2023.
Skena juga merupakan akronim dari sua, cengkerama, dan kelana. Sua berarti berjumpa, bertemu, dan berkenalan. Cengkerama berarti berbicara untuk menyenangkan hati, bercanda, bergurau, dan perjalanan bersenang-senang. Sementara kelana berarti mengembara.
Dari penjelasan masing-masing kata tersebut dapat disimpulkan bahwa skena adalah sekelompok orang yang memiliki ketertarikan yang sama, senang bergaul, dan bertukar pikiran.
Definisi skena juga bisa disematkan pada gaya berpakaian yang khas dan kesukaan pada genre musik tertentu. Tak jarang skena merujuk pada ciri-ciri tertentu seperti menggunakan sepatu boot, menyematkan gantungan kunci pada celananya, rambut bondol, dan masih banyak lagi.
Ciri-ciri skena
Ciri-ciri anak skena seperti yang digambarkan dalam media sosial yaitu sebagai berikut:
- Menggunakan celana kargo (baggy pants).
- Memiliki piercing.
- Menggunakan sepatu boot atau sneakers kekinian.
- Memiliki gaya ala-ala street style.
- Menggunakan kaos band atau print kata-kata bijak.
- Menggunakan kacamata.
Jadi, skena bukan sesuatu yang berkonotasi negatif. Skena adalah sekumpulan orang yang memiliki kesamaan tertentu, suka berdiskusi, dan berkelana. Skena juga tidak identik dengan kalangan ekonomi tertentu.
