Arti Warna Ungu di Hari Perempuan Internasional dan Gerakan Feminis

8 Maret 2024 21:03 WIB

Narasi TV

Poster International Women's Day dengan dominasi warna ungu. Sumber: Freepik.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Pernahkah kamu bertanya-tanya soal arti warna ungu di Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret? Tidak hanya peringatan tertentu, warna ungu juga identik dengan pergerakan perempuan. Berikut penjelasan arti warna ungu di Hari Perempuan Internasional dan gerakan perempuan.

Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) adalah peringatan pencapaian perempuan di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan politik di seluruh dunia. IWD dirayakan sekaligus untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender, khususnya bagi perempuan.

Setiap tahunnya, IWD selalu memiliki tema yang berbeda. Tahun 2024, IWD mengangkat tema “Inspire Inclusion”. Tema ini ditetapkan agar dapat menjadi inspirasi, saling memahami, dan menghargai inklusi perempuan.

Kendati begitu, warna yang digunakan selama IWD selalu sama sejak pertama kali dibentuk. Biasanya, kamu akan menemukan warna ungu dalam setiap poster, pakaian, atau atribut yang digunakan selama IWD berlangsung. Bahkan, warna ungu juga identik dengan warna feminis atau pergerakan perempuan.

Lantas, apa arti warna ungu di Hari Perempuan Internasional?

Arti warna ungu dalam IWD

Mengutip laman International Women’s Day (IWD), ungu berarti keadilan, martabat, dan setia pada tujuan. Selain ungu, warna lain yang juga digunakan saat Hari Perempuan Internasional yaitu putih dan hijau. Warna putih melambangkan kemurnian, sementara warna hijau melambangkan harapan.

Seiring berjalannya waktu, warna putih sudah mengalami pergeseran makna. Kombinasi warna ungu dan hijau memberi kesan feminisme tradisional. Sementara warna ungu dan putih menunjukkan feminisme kontemporer yang progresif.

Warna-warna tersebut berasal dari Women’s Social and Political Union (WSPU). WSPU adalah sayap militan gerakan hak pilih perempuan di Inggris yang sudah ada sejak 1908.

Secara historis, warna ungu sangat mahal dan sulit dibuat pada saat itu. Hal ini membuat warna ungu biasanya diperuntukkan bagi bangsawan dan orang kaya. Warna ungu menjadi simbol kekuasaan dan status. 

Oleh feminis, ungu dapat mewakili kekuatan dan ambisi perempuan. Tidak hanya itu, ungu juga sering dikaitkan dengan kreativitas, imajinasi, dan spiritualitas. Sejak dulu, sifat tersebut dianggap dimiliki oleh perempuan.

Meski telah melalui sejarah panjang, Hari Perempuan Internasional baru diresmikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 8 Maret 1975. Namun, laman resmi IWD tetap menganggap seremonial Hari Perempuan Internasional pertama kali berlangsung pada 1911.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR