Advertisement

Busui Perlu Tahu, 9 Makanan Ini Bisa Jadi Pelancar ASI yang Efektif dan Sehat

30 January 2025 21:30 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi bahan makanan yang baik untuk ASI. (Foto: Freepik) .

Penulis: Rizal Amril

Editor: Rizal Amril

Selama masa menyusui, ibu sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan nutrisi. Hal ini penting untuk memperlancar ASI dan juga menjaga kualitasnya agar tetap baik untuk tumbuh kembang bayi.

Kualitas ASI memang sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu.

Nutrisi, seperti protein, kalsium, dan vitamin, harus tercukupi untuk mendukung kesehatan bayi yang optimal.

Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu menyusui untuk memperhatikan pilihan makanan yang dikonsumsinya untuk memastikan bahwa ASI yang dihasilkan adalah yang terbaik bagi bayi.

Tak hanya memilah makanan, seorang ibu semasa menyusui juga disarankan untuk meningkatkan asupan kalori harian, setidaknya 400 kalori lebih banyak daripada biasanya.

Kebutuhan tambahan ini penting untuk mendukung produksi ASI dan memberi energi bagi tubuh yang mengalami banyak perubahan.

Pilihan makanan seimbang akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut.

Makanan pelancar ASI

Berikut sembilan makanan dan minuman yang baik untuk memperlancar ASI yang penting untuk tumbuh kembang anak:

1. Daun katuk

Daun katuk dikenal di kalangan ibu menyusui sebagai salah satu makanan pelancar ASI yang sangat efektif.

Mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin A, C, dan E, daun katuk juga kaya akan protein dan kalsium.

Penelitian menunjukkan bahwa daun katuk dapat merangsang produksi hormon prolaktin dan oksitosin, yang sangat penting dalam proses pengeluaran ASI. Dengan mengkonsumsinya secara rutin, seorang ibu dapat meningkatkan kuantitas serta kualitas ASI yang dihasilkan.

2. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale merupakan sumber zat besi dan kalsium yang baik.

Nutrisi ini sangat diperlukan untuk mendukung produksi ASI. Selain itu, sayuran hijau mengandung fitoestrogen, yang dapat memberikan dorongan tambahan dalam meningkatkan jumlah ASI.

Dengan mengonsumsi sayuran hijau secara rutin, seorang ibu dapat memastikan bahwa ia mendapatkan manfaat optimal untuk kesehatan dan produksinya.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian yang bergizi

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan biji wijen mengandung lemak sehat, protein, serta zat besi yang penting dalam meningkatkan produksi ASI.

Kacang-kacangan dikenal juga dengan kandungan fitoestrogen yang baik untuk kesehatan hormonal ibu.

Mengonsumsi kacang dalam jumlah yang cukup setiap hari tidak hanya menambah tenaga, tetapi juga sangat bermanfaat dalam menjaga kualitas ASI.

4. Alpukat untuk kesehatan otak bayi

Alpukat adalah salah satu buah yang kaya akan lemak sehat, termasuk asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam perkembangan otak bayi.

Nutrisi ini juga membantu meningkatkan kualitas ASI. Dengan memasukkan alpukat ke dalam menu harian, ibu menyusui tidak hanya meningkatkan produksi ASI, tetapi juga memastikan bayi mendapatkan nutrisi yang optimal untuk tumbuh kembangnya.

5. Ikan

Ikan, terutama salmon, merupakan sumber protein yang sangat bergizi dan kaya akan vitamin, termasuk vitamin D yang penting untuk penyerapan kalsium.

Mengonsumsi ikan secara rutin dapat membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.

Lemak omega-3 yang terdapat dalam ikan juga diketahui membantu menurunkan risiko peradangan, sehingga mendukung kesehatan ibu menyusui.

6. Biji rami untuk produksi ASI

Biji rami mengandung senyawa fitoestrogen yang dapat merangsang produksi ASI. Biji ini juga kaya akan serat dan omega-3, sehingga sangat baik untuk pencernaan ibu di masa menyusui.

Menambahkan biji rami ke dalam makanan sehari-hari dapat membantu ibu mendapatkan tambahan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan ibu dan kualitas ASI.

7. Air putih agar terus terhidrasi

Hidrasi yang cukup memegang peranan sangat penting dalam produksi ASI. Air putih mencakup sekitar 90% dari komposisi ASI.

Oleh karena itu, seorang ibu menyusui harus memperhatikan asupan cairan sehari-hari untuk menjaga kestabilan produksi ASI.

Disarankan agar ibu menyusui mengonsumsi minimal 8 gelas air putih per hari untuk mewujudkan produksi ASI yang optimal.

8. Kaldu sebagai sumber nutrisi

Kaldu, terutama yang dibuat dari tulang, merupakan sumber nutrisi yang sangat baik. Mengandung kolagen, asam amino, serta mineral yang diperlukan tubuh untuk pemulihan pasca melahirkan, kaldu dapat menjadi tambahan makanan yang bergizi.

Dengan mengonsumsi kaldu, ibu dapat memperkaya nutrisi yang dibutuhkan selama masa menyusui dan mendukung produksi ASI yang lebih baik.

9. Teh jahe sebagai pelancar ASI

Teh jahe dianggap sebagai salah satu herbal yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

Beberapa studi menunjukkan bahwa jahe dapat merangsang aliran ASI dan membantu ibu merasa lebih rileks.

Menambahkan jahe ke dalam makanan sehari-hari atau mengonsumsinya sebagai teh dapat memberikan manfaat tambahan bagi ibu menyusui.

Makanan yang harus dihindari

Beberapa makanan harus dihindari oleh ibu menyusui karena dapat mempengaruhi produksi ASI dan kesehatan bayi.

Misalnya, kafein dan alkohol dapat melewati ASI dan memengaruhi kualitas serta rasa ASI, yang mungkin tidak disukai bayi.

Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk menyadari makanan dan minuman yang bisa memberi efek negatif.

Beberapa makanan dapat memberi perubahan pada rasa ASI, yang dapat membuat bayi menjadi tidak nyaman.

Bawang putih, misalnya, dapat membuat ASI memiliki rasa yang lebih kuat. Meskipun beberapa bayi mungkin menyukainya, ada juga yang jadi lebih rewel setelah mengonsumsi makanan seperti ini.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement