Advertisement

9 Cara agar WiFi Tidak Dibobol Orang Lain supaya Pengeluaran Tak Jebol

13 November 2024 19:48 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi WiFi. (Sumber: Freepik/macrovector) .

Penulis: Rizal Amril

Editor: Rizal Amril

Jika tidak diperiksa dengan benar, jaringan WiFi kita bisa saja dibobol orang lain. Jika terjadi hal tersebut, pengeluaran kita untuk akses internet bisa jebol.

Umumnya, kita bisa memeriksa apakan WiFi kita dibobol orang lain dengan melihat tanda-tandanya.

Beberapa tanda yang menunjukkan WiFi mungkin telah dibobol meliputi: koneksi internet yang tiba-tiba jadi lambat, kuota WiFi cepat habis tanpa alasan jelas, atau ada perangkat yang terhubung tanpa sepengetahuanmu.

Sebagai tindakan pencegahan, kamu perlu melakukan sejumlah hal untuk memastikan bahwa WiFi tidak dibobol orang lain.

Cara mengamankan WiFi agar tak dibobol

Cara-cara berikut bisa kamu lakukan untuk mengambankan WiFi agar tak dibobol orang lain:

1. Ganti password secara berkala

Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan keamanan jaringan WiFi adalah dengan mengganti password secara berkala. Lakukan hal tersebut setidaknya setiap tiga hingga enam bulan.

2. Gunakan password yang kuat dan unik

Masih seputar password, sebaiknya gunakan kata sandi yang tidak mudah ditebak. Password yang kuat biasanya mengandung kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.

Contohnya, password seperti "S@ferP@ssw0rd!" jauh lebih aman dibandingkan kata sandi sederhana seperti "password123".

3. Matikan fitur WPS pada router

Fitur WPS (Wi-Fi Protected Setup) memudahkan perangkat untuk terhubung ke jaringan tanpa memasukkan password. Namun, fitur ini juga dapat menjadi pintu masuk bagi peretas.

Oleh karena itu, kamu bisa mematikan fitur WPS pada pengaturan router untuk mencegah WiFi dibobol.

4. Sembunyikan SSID jaringan WiFi

SSID (Service Set Identifier) adalah nama jaringan WiFi yang ditampilkan. Dengan menyembunyikan SSID, jaringan WiFi tidak akan muncul dalam daftar tersedia, sehingga lebih sulit ditemukan oleh orang-orang yang tidak berwenang.

Kamu bisa mengakses pengaturan router dan memilih opsi untuk menyembunyikan SSID, yang mencegah orang lain dari melihat atau mencoba menghubungkan ke jaringan mereka.

5. Nonaktifkan admin jarak jauh

Fitur administrasi jarak jauh memungkinkan pengguna untuk mengelola router dari lokasi yang berbeda. Namun, ini juga membuka celah bagi akses tidak sah oleh pihak luar.

Oleh karena itu, disarankan untuk menonaktifkan fitur ini, sehingga hanya pengguna yang terhubung ke jaringan yang dapat mengubah pengaturan router.

6. Daftarkan alamat MAC perangkat

Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan memiliki alamat MAC (Media Access Control) yang unik.

Kamu bisa mendaftarkan alamat MAC perangkat yang kamu miliki di pengaturan router. Dengan cara ini, hanya perangkat yang terdaftar yang bisa terhubung ke jaringan WiFi, dan mengurangi risiko orang yang tidak dikenal untuk mengaksesnya.

7. Aktifkan fitur pemfilteran alamat MAC

Kamu juga bisa mengaktifkan pemfilteran alamat MAC untuk meningkatkan keamanan lebih lanjut.

Fitur ini memungkinkanmu untuk menentukan perangkat mana yang diizinkan untuk mengakses jaringan.

8. Cek koneksi perangkat yang terhubung

Secara berkala, kamu harus memeriksa daftar perangkat yang terhubung ke jaringan WiFi melalui pengaturan router. Jika terdapat perangkat yang tidak dikenal, segera ubah password WiFi.

9. Gunakan firewall pada router

Mengaktifkan firewall pada router dapat menyediakan lapisan keamanan tambahan.

Firewall membantu mencegah akses tidak sah dan memblokir lalu lintas yang mencurigakan. Biasanya, firewall dapat diaktifkan melalui pengaturan router.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement