Advertisement

Cara Ikut Waisak 2026 di Candi Borobudur dan Susunan Acaranya Lengkap

08 May 2026 13:06 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi pelepasan lampion dalam perayaan Waisak di Candi Borobudur Sumber: Kompas.com/ Shutterstock/ Zakki Ahmada.

Penulis: Aprilia Kristiana

Editor: Aprilia Kristiana

Untuk dapat mengikuti perayaan Waisak 2026 di Candi Borobudur, peserta harus terlebih dahulu memperoleh tiket melalui mekanisme donasi yang disediakan panitia.

Program donasi tiket Lentera Perdamaian dibuka pada bulan April 2026, tepatnya pada tanggal 11 April pukul 08.00 WIB melalui situs resmi Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia di https://mbmi.or.id.

Pendaftaran ini menjadi kesempatan kedua bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket pada pendaftaran sebelumnya di bulan Maret. Setelah melakukan donasi sesuai nominal yang ditentukan, tiket elektronik akan dikirimkan melalui email resmi peserta.

Peserta diwajibkan mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian selama rangkaian acara berlangsung. Pakaian harus sopan dan sesuai dengan ketentuan agama Buddha.

Selain itu, panitia juga meminta peserta untuk membawa air minum pada wadah tumbler guna mengurangi sampah plastik. Peserta lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil diprioritaskan oleh panitia dengan jalur antrean VIP. Setiap peserta juga harus mengenakan gelang resmi yang diberikan sebelum memasuki area kawasan Candi Borobudur.

Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan, peserta diharapkan mematuhi protokol acara yang telah ditetapkan. Beberapa aturan penting adalah tidak membawa makanan dan minuman berwarna, tidak merokok di area lampion, dilarang membawa korek api ataupun senjata tajam, serta tidak menggunakan drone tanpa izin resmi.

Peserta juga tidak diperbolehkan membawa lampion dari luar karena lampion hanya disediakan oleh panitia. Tata tertib ini bertujuan menjaga kekhusyukan serta kelancaran jalannya perayaan Waisak.

Jadwal Lengkap Acara Waisak di Candi Borobudur

1. Rangkaian prosesi dari Candi Mendut ke Borobudur

Perayaan Waisak dimulai dengan prosesi dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, yang biasanya dilaksanakan pada pagi hari mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Prosesi ini melibatkan para bhikkhu dan umat Buddha yang berjalan kaki secara khidmat sambil melantunkan doa. Setelah tiba di area Candi Borobudur, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi di Taman Kenari yang berlangsung dari pukul 11.30 hingga menjelang sore hari.

2. Jadwal sesi pelepasan lampion di malam hari

Acara puncak pelepasan lampion atau lentera perdamaian diadakan pada malam hari, terbagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama dibuka pukul 16.30 hingga 19.30 WIB dengan peserta memasuki area tribun sejak pukul 15.00 WIB. Sesi kedua dimulai pukul 20.30 hingga 23.00 WIB dengan pembukaan akses meliputi lapangan Marga Utama dan taman Lumbini di kawasan Candi Borobudur. Pelepasan lampion dilakukan secara tertib dan bertujuan sebagai simbol harapan perdamaian dunia.

3. Seremonial Dharmasanti dan kegiatan utama

Setelah sesi pelepasan lampion, acara dilanjutkan dengan seremonial Dharmasanti yang merupakan ritual keagamaan utama dalam perayaan Waisak. Kegiatan ini dilaksanakan di area Taman Lumbini dan Candi Borobudur mulai sekitar pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Dharmasanti berisi doa bersama dan meditasiyang mengajak umat menghayati makna Waisak secara mendalam. Seremonial ini menjadi momentum spiritual yang sakral bagi seluruh peserta.

Prosedur dan Cara Membeli Tiket Lampion Waisak

Untuk memperoleh tiket resmi acara lampion Waisak, peserta dapat mengakses situs ticket.injourneydestination.id atau situs resmi MBMI pada waktu pendaftaran. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi halaman Festival Purnama Borobudur dan pilih menu pemesanan tiket.

  2. Tentukan tanggal dan sesi waktu yang diinginkan (Sesi 1 atau Sesi 2).

  3. Pilih jenis tiket sesuai status pengunjung (domestik atau mancanegara).

  4. Isi data diri lengkap dan valid sesuai kartu identitas.

  5. Lakukan pembayaran sesuai instruksi yang dikirimkan via email.

  6. Setelah pembayaran valid, e-ticket resmi akan dikirimkan ke email pemesan.

Harga tiket untuk mengikuti pelepasan lampion dan kegiatan Festival Purnama di Candi Borobudur berbeda berdasarkan status kewarganegaraan. Wisatawan domestik dikenai tarif sebesar Rp250.000 per orang, sedangkan bagi wisatawan mancanegara tarif yang berlaku adalah Rp350.000. Harga ini sudah mencakup fasilitas akses ke area tribun dan lokasi acara sesuai sesi yang dipilih.

Tiket yang dibeli berlaku untuk dua sesi utama yaitu sesi sore dan sesi malam. Untuk sesi pertama, peserta harus memasuki gate mulai pukul 15.00 WIB dan tiba di area tribun pada pukul 16.30 WIB. Sesi kedua dibuka dengan gate pada pukul 15.00 dan akses tribun mulai pukul 20.30 WIB. Peserta wajib hadir tepat waktu karena panitia menerapkan aturan ketat agar rangkaian acara berjalan lancar.

Panduan Perilaku Peserta Selama Acara Waisak

Peserta dianjurkan selalu menjaga ketenangan dan kekhusyukan selama acara berlangsung. Hal penting lainnya adalah disiplin membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan mematuhi petunjuk dari panitia agar tidak mengganggu jalannya prosesi.

Disarankan juga untuk membawa dan menggunakan alat minum ramah lingkungan seperti tumbler agar tidak menimbulkan sampah plastik berlebih.

Beberapa larangan yang wajib diikuti oleh peserta adalah dilarang membawa makanan atau minuman berwarna yang dapat mengotori area acara, tidak diperbolehkan membawa dan menerbangkan drone tanpa izin, serta tidak mengambil gambar secara dekat dengan para bhikkhu saat beribadah agar menghormati kesakralan acara.

Selain itu, peserta juga harus menghindari tindakan melanggar seperti merokok di area lampion dan memanjat pagar pembatas.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement