Perubahan mood atau mood swing kerap dijumpai pada perempuan menjelang datang bulan. Beberapa perempuan bahkan merasakan perubahan mood yang cukup ekstrem sampai pada taraf mengganggu kehidupan sehari-hari.
Lantas, bagaimana cara mengatasi mood swing yang biasanya muncul pada hari-hari mendekati menstruasi?
Sebelum mengetahui cara mengatasi perubahan mood saat PMS, kamu perlu mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kondisi ini.
Penyebab mood swing saat PMS
Mood swing merupakan salah satu gejala premenstrual syndrome (PMS) yang paling umum dijumpai. PMS sendiri merupakan rangkaian gejala-gejala fisik dan emosional yang dirasakan oleh perempuan menjelang hari-H menstruasi.
Saat PMS, perempuan kerap merasa lebih melankolis, mudah sedih, dan lebih sensitif. Mood yang dirasakan dalam satu hari pun bisa berubah dengan cepat. Seseorang bisa saja bangun dengan perasaan segar dan bersemangat, lantas merasa suntuk dan jengah tanpa alasan yang jelas hanya beberapa jam berikutnya.
Sampai saat ini, peneliti masih belum mengetahui secara pasti penyebab PMS, terutama faktor yang memicu ketidakstabilan emosi seperti mood swing. Namun, perubahan mood saat PMS kemungkinan besar disebabkan oleh fluktuasi hormon yang terjadi pada paruh kedua siklus menstruasi.
Pada fase ovulasi, level hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh perempuan umumnya akan menurun. Perubahan jumlah hormon ini dapat berakibat pada munculnya ketidaknyamanan dari segi fisik dan emosi.
Selain itu, perubahan level estrogen dan progesteron juga berpengaruh terhadap level serotonin. Sebagai informasi, serotonin merupakan salah satu hormon yang membantu manusia dalam mengontrol mood.
Ketika kadar serotonin dalam tubuh tergolong rendah, seseorang akan mudah merasa sedih, marah, dan mengalami perubahan mood secara signifikan.
Cara mengatasi mood swing saat PMS
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala PMS termasuk mood swing, di antaranya:
- Catat gejala PMS
Cobalah untuk mencatat setiap mood yang dirasakan saat PMS. Dengan demikian, kamu dapat memastikan mood swing yang terjadi memang berkaitan dengan siklus menstruasi. Selain itu, catatan mood ini juga akan membantumu dalam mengantisipasi gejala yang akan datang.
- Kelola stres
Lakukan kegiatan menyenangkan yang sekiranya dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres seperti yoga, meditasi, pijat, atau hangout bersama sahabat.
- Perbaiki pola makan
Faktor asupan makanan turut memengaruhi gejala mood swing yang dirasakan oleh seseorang. Batasi konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula, lemak, dan mengandung kafein serta alkohol. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, protein, asam lemak omega 3, dan kalsium.
- Rutin berolahraga
Berolahraga secara teratur dapat membantu memperbaiki suasana hati dan meningkatkan mood. Hal ini terjadi karena saat berolahraga, tubuh melepaskan hormon serotonin yang dikenal sebagai hormon bahagia.
- Tidur cukup
Saat PMS, pastikan untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Tidur selama 5 hingga 8 jam per hari akan membantu tubuh dalam menjaga metabolisme dan mengontrol emosi agar lebih stabil.
